Masyarakat Diminta Bijak, Tidak Bepergian ke Luar Negeri Demi Tekan Penularan Omicron

Rabu, 12 Januari 2022 – 22:05 WIB
Pemerintah mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri menyusul meluasnya penularan Omicron. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri menyusul meluasnya penularan Omicron.

Saat ini, berikan baru Covid-19 itu telah teridentifikasi di 150 negara.

BACA JUGA: Berita Terkini soal Kondisi 4 Warga Depok yang Terserang Omicron

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan masyarakat perlu menahan diri selama beberapa pekan ke depan agar penularan Omicron di Indonesia bisa ditekan.

"Bijak bermobilitas, tidak bepergian keluar negeri dalam beberapa pekan mendatang guna menekan potensi bertambahnya kasus Omicron yang masuk ke negara kita," kata Sekjen NasDem itu dalam keterangan persnya, Rabu (12/1).

BACA JUGA: Serangan Omicron di China Meluas, Merebak Isu Beijing Bakal Lockdown

Adapun, kasus konfirmasi Omicron di tanah air terus bertambah. Per 11 Januari 2021, jumlah kasus Omicron secara nasional mencapai 802 orang.

Menurut Johnny, pertambahan kasus Omicron di Indonesia mayoritas disebabkan pelaku perjalanan internasional.

“Data menunjukkan bahwa kasus konfirmasi Omicron di Indonesia sebagian besar adalah pada pelaku perjalanan luar negeri," ujar Johnny.

Pria kelahiran Nusa Tenggara Timur itu menyebut pemerintah terus memantau dan mengevaluasi secara ketat perkembangan kasus yang ada dan mengambil langkah-langkah antisipasi yang diperlukan.

Dalam hal ini, pemerintah terus menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan, seperti angka keterisian tempat tidur di rumah sakit.

“Namun, mesti diingat, ini tidak bisa kita lakukan tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Syarat utama, kita semua harus disiplin. Keberhasilan mengendalikan varian Omicron tidak mungkin dapat dicapai tanpa kerja sama semua pihak," tutur Johnny. (ast/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler