Mayjen TNI Ignatius Yogo Benarkan Anggota Satgas Apter Ditembak KKB di Intan Jaya

Jumat, 12 Februari 2021 – 17:28 WIB
Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono. (ANTARA/Evarukdijati)

jpnn.com, JAYAPURA - Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mengakui Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak Praka Hendra Sipayung yang tergabung dalam Satuan Tugas Aparat Teritorial (Satgas Apter).

"Memang benar korban ditembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat sekitar pukul 15.15 WIT," kata Pangdam Mayjen TNI Yogo kepada ANTARA di Jayapura melalui telepon selularnya, Jumat (12/2) sore.

Dari laporan yang diterima korban saat ini dirawat di Puskesmas Bilogai.

BACA JUGA: Teror KKB Kian Meresahkan, Pimpinan DPR Desak Panglima TNI, Kapolri, Pemerintah Menentukan Sikap

Menurut Mayjen TNI Ignatius Yogo, rencana evakuasi korban ke Timika tidak bisa dilakukan akibat cuaca sehingga dijadwalkan Sabtu (13/2).

Pangdam belum mengetahui persis kronologis kejadian.

“Komunikasi ke wilayah Intan Jaya cukup sulit, sehingga kami masih menunggu laporan lengkap” ucap Mayjen TNI Yogo.

BACA JUGA: Kapolda Papua Keluarkan Perintah Tegas Tindak KKB Pimpinan Undius Kogoya

Danrem 173 PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan secara terpisah menjelaskan, saat kejadian korban bersama rekannya sedang berbelanja di kios atau warung kecil yang letaknya di depan Kodim Persiapan Sugapa.

Tiba-tiba datang dua orang warga sipil yang mengendarai sepeda motor, saat mendekati kios langsung mengeluarkan senjata api dan menembak anggota.

Brigjen TNI Iwan mengatakan senjata api yang digunakan jenis laras pendek.

BACA JUGA: Panglima TNI Hadi Tjahjanto Bicara Blak-blakan di Papua, Simak Kalimatnya

Brigjen TNI Iwan menjelaskan usai menembak korban, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah berlawanan.

Brigjen TNI Iwan yang mengaku saat ini berada di Serui mendampingi kunjungan kerja Pangdam XVII Cenderawasih mengatakan anggota sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil menangkapnya.

Praka Hendra Sipayung berasal dari Kodam Jaya.

Data yang dihimpun ANTARA, selama 2020 KKB tercatat melakukan 23 kasus penembakan, penganiayaan, dan perampasan senjata api yang menewaskan 10 warga sipil dan tiga tentara. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... TNI-Polri Baku Tembak dengan KKB di Kabupaten Puncak, Ini Penyebabnya


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler