Mayoritas Responden Median Nilai Pandemi Tahun Ini Lebih Parah Dibandingkan 2020

Rabu, 07 Juli 2021 – 15:05 WIB
Ilustrasi - Ruang isolasi pasien COVID-19 dilengkapi ventilator medis. Foto: dok. ANTARA/HO

jpnn.com, JAKARTA - Media Survei Nasional (Median) membeberkan penelitian teranyar tentang Persepsi Netizen Terhadap Penanganan COVID-19 yang dilaksanakan pada 21-26 Juni 2021.

Satu di antara yang dianalisis yaitu perbandingan pandemi di Indonesia pada 2021 dengan 2020.

BACA JUGA: Puan Minta RAPBN 2022 Difokuskan Mengantisipasi Ketidakpastian Akibat Pandemi Covid-19

Responden Median rupanya menilai pandemi pada tahun ini tidak lebih baik daripada 2020. Sebanyak 49,7 persen responden merasa pandemi di Indonesia pada 2021 lebih parah dibandingkan tahun lalu.

"Jadi, hampir 50 persen menganggap kondisi tahun ini lebih parah dari tahun lalu," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun dalam paparan secara virtual, Rabu (7/7).

BACA JUGA: Beberapa Jalan di Surabaya Akan Ditutup Total Selama PPKM Darurat, Catat Nih

Kemudian 29,3 persen responden merasa pandemi di Indonesia pada tahun ini sama saja dibandingkan 2020. Selanjutnya 14,2 persen menilai pandemi tahun ini lebih baik daripada 2020 dan sisanya tidak menjawab.

Survei yang sama juga menyinggung tentang kebijakan pengetatan oleh pemerintah di dalam menekan penularan COVID-19.

BACA JUGA: Hebat, Prof Richard Claproth Temukan Ramuan yang Mampu Sembuhkan Pasien Covid-19

Mayoritas responden yaitu sebanyak 39,2 persen setuju langkah pengetatan total menjadi cara menekan penularan penyakit dari virus SARS-Cov-2 itu.

Di sisi lain, hanya 35,4 persen responden yang setuju penerapan PPKM mikro di dalam menanggulangi pandemi COVID-19.

"Lebih banyak yang setuju karantina daripada PPKM mikro," kata Rico.

Median diketahui menggelar survei via media sosial dengan menggunakan rancangan Non Probability Sampling dengan total responden 1.089.

Kuesioner berbasis Google Form disebarkan melalui Facebook dengan target pengguna aktif Facebook berusia 17-60 ke atas.

Median menyebar form pertanyaan secara proporsional kepada akun Facebook di 34 provinsi. Hasil survei dimaksudkan menggali persepsi pengguna media sosial Facebook di Indonesia. (ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler