Mbak Khof Ungguli Gus Ipul, tapi Undecided Voters Tinggi

Minggu, 18 Maret 2018 – 22:29 WIB
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Persaingan antara Saifullah Yusuf-Puti Guntur dengan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2918 terlihat ketat. Tiga bulan jelang pencoblosan yang digelar pada 17 Juni mendatang, duet yang akan memenangi pemilihan masih belum bisa dipastikan.

Berdasar hasil survei Poltracking Indonesia pada 6-11 Maret 2018 yang melibatkan 1.200 responden, tingkat pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters masih tinggi. Duet Khofifah-Emil unggul dengan memiliki elektabilitas 42,4 persen.

BACA JUGA: Suara Milenial ke Gus Ipul-Puti, Efek Emil Belum Terlihat

Sedangkan Saifullah-Puti memiliki elektabilitas 35,8 persen. "Sisanya 21,8 persen undecided voters," ungkap Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam jumpa pers hasil survei terkini tentang Pilgub Jatim di Jakarta Pusat, Minggu (18/3).

Hanta juga membeber survei elektabilitas kandidat tunggal. Khofifah memiliki elektabilitas 42,6 persen, sedangkan Gus Ipul -panggilan akrab Saifullah- di angka 39,6 persen.

BACA JUGA: Hasil Survei Terbaru Pilgub Jatim, Selisih Lumayan Jauh

Emil Dardak yang menjadi pasangan Khofifah juga lebih unggul ketimbang Puti yang mendampingi Saifullah. Emil memiliki elektabilitas 35,2 persen, sedangkan Puti hanya 27,7 persen.

Poltracking dalam surveinya juga memetakan elektabilitas pasangan berdasar peta wilayah yang mengacu kategori demografi dan subkultur pemilih. Kategorisasi itu menghasilkan lima wilayah, yakni Arek, Madura, Mataraman, Mataraman Pesisir dan Tapal Kuda.

BACA JUGA: Bang Rhoma dan Soneta Bakal All-Out demi Khofifah-Emil

Khofifah mampu unggul di empat wilayah antara lain Arek (46,6 persen), Madura (47,2 persen), Mataraman (41,8 persen) dan Mataraman Pesisir (47,9 persen). "Sementara Gus Ipul - Puti hanya unggul di Tapal Kuda 54,5 persen," imbuh Hanta.

Meski demikian Hanta menegaskan, pemenang Pilgub Jatim belum bisa dipastikan. Pasalnya, masih ada undecided voters yang mencapai 21,8 persen.

"Masih sulit menentukan siapa yang akan menang, waktu masih sekitar 3 bulan lagi, undecided voters-nya juga masih 21,8 persen masih belum dapat ditentukan," tegas Hanta.

Sekadar informasi, survei Poltracking digelar di 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur. Pemilihan responden dilakukan menggunakan stratified multistage random sampling.

Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara tatap muka dengan kuisioner terhadap responden. Margin of error dalam survei itu kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(sat/JPC)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Duh Cantiknya Arumi di Tengah Balapan Sapi


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler