Media Asing Ingin Promosikan Sukses Menpora Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade

Kamis, 25 Agustus 2016 – 09:54 WIB
Menpora Imam Nahrawi saat menerima audiensi dari agency media asing, United World yang diwakili Mariam Llorca, Leandro Cabanilllas dan Jeff Fluge dari Spanyol di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Menpora Senayan, Jakarta, Rabu (24/8) petang. Foto: Kemenpora

jpnn.com - JAKARTA - Keberhasilan Indonesia meraih medali emas di ajang Olimpiade Rio 2016 ternyata menarik para pemerhati olahraga hingga ke media asing.

Rabu (24/8) sore kemarin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, Staf Khusus Faisol Reza menerima audiensi dari agency media asing, United World yang diwakili Mariam Llorca, Leandro Cabanilllas dan Jeff Fluge dari Spanyol di ruang kerjanya lantai 10 kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

BACA JUGA: Menpar Arief Yahya Puji Konsistensi Sanur Village Festival 2016

Menpora menyampaikan terima kasih atas kedatangan para agency asing ini. Menurut Imam, setelah Olimpiade 2016, pihaknya akan terus berupaya mencari even yang berpotensi mengantarkan Indonesia siap menjadi tuan rumah Asian Games (AG) 2018, sekaligus memberikan kepercayaan dunia bahwa Indonesia siap.

"Salah satu even yang berpotensi mengantarkan Indonesia siap menjadi tuan rumah AG 2018 adalah The Association for International Sport for All (TAFISA) Games Oktober 2016, tuan rumah MotoGP dan lain sebagainya. Di TAFISA ratusan negara-negara di dunia akan datang ke Indonesia tetapi tidak untuk olahraga prestasi melainkan olahraga rekreasi, pasca AG kami akan membuat even yang juga besar," ujar Menpora menanggapi.

BACA JUGA: DPR Merampungkan Draf Revisi KUHP

"Kami saat ini sedang menyiapkan dan memikirkan sebelum perhelatan AG 2018 akan ada momentum besar yang belum pernah dilakukan negara lain. Kami ingin menyatukan keberagaman Indonesia dengan momentum olahraga dari Sabang hingga Merauke," imbuh Menpora.

Cak Imam menyampaikan, kebijakan besar dari Pemerintahan Jokowi-JK sangat menjadikan olahraga sebagai alat promosi, alat menunjukan harga diri sebuah bangsa. "Searah dengan visi-misi Jokowi-JK, prioritas untuk AG dan even di bawahnya menjadi penting hal itu akan segera mungkin ditindaklanjuti hingga tuan rumah Moto GP 2017," paparnya.
 
Ia meyakini sektor olahraga Indonesia akan mengalami perubahan kemajuan besar di masa yang akan datang. "Saya yakin ke depan akan banyak perubahan olahraga semoga kita tidak hanya berdiri sejajar dengan even yang dilakukan negara Asia Tenggara lainnya tetapi lebih dari itu mampu dilaksanakan di Indonesia. Pembinaan usia dini mutlak dilaksanakan, sekolah-sekolah olahraga akan kami dorong dan maksimalkan sebagai bagian dari proses jangka panjang lahirnya atlet-atlet berbakat Indonesia," kata Menpora.

BACA JUGA: Solusi Paling Seksi untuk Anambas adalah KEK Pariwisata

Sementara itu, menurut Gatot, kedatangan agency media asing ini guna mempromosikan negara-negara lain dalam hal ini Indonesia kepada dunia melalui majalah cetak yang akan dicetak ribuan eksemplar. 

"Mereka akan mempromosikan Indonesia melalui berbagai sektor, termasuk upaya pembinaan dan pembibitan atlet Indonesia oleh Pak Menteri kepada dunia, termasuk persiapan Indonesia menjadi tuan rumah TAFISA Games 2016, memperkuat ekspektasi dunia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah Asian Games 2018 hingga Indonesia mampu meraih medali emas dan perak di ajang olahraga paling bergengsi di dunia, Olimpiade," ucap Gatot menambahkan.

"Ini adalah kesempatan yang bagus juga sebagai bentuk keramahtamahan kita kepada mereka, tanggapan Pak Menteri sangat bagus karena memungkinkan mereka memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Tidak hanya Pak Menpora saja tetapi akan ada banyak menteri yang akan mereka wawancarai hingga ke Pak Presiden Joko Widodo," ujarnya. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bakal Diserbu Buyer, PATA Travel Mart 2016 Targetkan Transaksi Rp 1,1 T


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler