Mei 2014, Pengerukan Alur Pelayaran Barat Surabaya

Jumat, 04 April 2014 – 23:10 WIB

jpnn.com - SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) III memastikan pekerjaan pengerukan Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) akan segera dimulai.

Kepastian itu didapat setelah dilakukan penandatanganan surat perjanjian pemborongan pekerjaan pengerukan APBS antara Pelindo III dan Van Oord Dredging and Marine contractors BV (Van Oord) yang dilakukan di Kantor Pusat Pelindo III, hari ini, Jumat (4/4).

BACA JUGA: Maskapai Tiongkok Tertarik Hidupkan Merpati

Van Oord sendiri merupakan kontraktor asal Belanda yang ditunjuk oleh Pelindo III untuk melakukan pekerjaan pengerukan APBS setelah melalui serangkaian tahap pelelangan.

"Pengerukan APBS akan dilakukan dalam jangka waktu sekitar 1 tahun. Ini berupa pelebaran alur dari 100 meter menjadi 150 meter dan pendalaman alur hingga -13 meter low water spring (mLWS)," ujar Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: BUMN Pastikan Uang Jamsostek Karyawan Merpati Bisa Cair

Pengerukan APBS, tambahnya, telah direncanakan sejak sekitar tahun 2000 dan baru terlaksana pada tahun 2014 ini. "Kami targetkan awal tahun 2015 mendatang pekerjaan ini sudah selesai dan APBS sudah dapat dilalui kapal-kapal berukuran besar dengan muatan yang lebih banyak”, harap Djarwo.

Nah nantinya setelah pekerjaan selesai, pihak Van Oord masih akan melakukan pemantauan dan perawatan alur selama dua tahun. Pekerjaan pengerukan APBS ini akan dimulai bulan Mei mendatang, yang akan jadi proyek tahap pertama.

BACA JUGA: 4 Bulan, Targetkan Penjualan Mito A68 Capai 30 Ribu

“Ketika pengerukan ini berhasil dan membawa dampak yang signifikan, maka pekerjaan akan kami lanjutkan hingga nantinya APBS memiliki lebar 200 meter dan kedalaman hingga -16 mLWS,” serunya.

Mengenai biaya untuk mengarap proyek ini, diperlukan sekitar USD76 juta. Dana itu diperoleh dari kas perusahaan dan pinjaman perbankan.

Sementara, Direktur Van Oord Dredging and Marine contractors BV Peter Van Der Hulst menyatakan pihaknya siap segera memulai pekerjaan pengerukan APBS ini. Terlebih alat-alat yang akan digunakan untuk pekerjaan pengerukan APBS telah ada di Indonesia.

"Kapal keruk kami saat ini sudah ada di sekitar Surabaya. Kapal-kapal itu akan segera bergerak ketika semuanya telah siap pada bulan Mei 2014,” pungkasnya. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cairkan Dana JHT, Status Pegawai Merpati tak Berubah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler