Memainkan Isu PKI Itu Mengada-ada, Hanya Ilusi

Rabu, 02 Agustus 2017 – 15:33 WIB
Boni Hargens. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat Politik Boni Hargens mengecam sikap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang menyatakan wajar saja kalau PDIP sering disamakan dengan PKI.

Menurut Boni, pernyataan tersebut dinilai sangat tidak rasional.

BACA JUGA: Fadli Zon Pastikan Ada Sanksi untuk Arief Poyuono karena Samakan PDIP dengan PKI

"Jangan berpolitik berdasarkan ilusi. Berpolitik harus cerdas, rasional dan berdasarkan fakta. PKI itu sudah tidak ada. Memainkan isu PKI itu mengada-ada," ujar Boni di Jakarta, Rabu (2/8).

Boni menegaskan PKI sudah dilarang melalui TAP MPRS Nomor XXV/1966. Dalam ketentuan tersebut diatur dengan jelas tentang pembubaran PKI dan dinyatakan sebagai organisasi terlarang, serta larangan terhadap paham Marxisme.

BACA JUGA: Prabowo Tak Mau Hubungan PDIP dan Gerindra Rusak Akibat Arief Poyuono

"Jadi, jelas PKI sudah tidak ada dan semua partai wajib menjunjung tinggi dasar ideologi negara, Pancasila," ucapnya

Boni menilai, para elite politik seharusnya mengedepankan politik yang santun, rasional dan berdasarkan fakta. Tidak perlu mendiskreditkan lawan politik dengan ilusi-ilusi yang bisa mengancam nilai-nilai demokrasi.

BACA JUGA: Pakai Surat Bermeterai, Arief Poyuono Minta Maaf ke Bu Megawati dan Seluruh Kader PDIP

"Mengumbar ilusi yang tak berdasar menjadi contoh buruk bagi perkembangan demokrasi,"ucapnya.

Karena itu menurut Boni, sepantasnya Arief menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan keluarga besar partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Karena tudingan tersebut sangat menyakitkan.

"Sudah seharusnya dia minta maaf. PDIP adalah partai nasionalis yang menjunjung tinggi Pancasila, menghargai nilai-nilai demokrasi dan sudah memberikan sumbangsih besar bagi bangsa dan negara termasuk melahirkan pemimpin bangsa yang Pancasilais," kata Boni.

Sebelumnya, Arief Poyuono menyebut PDIP wajar disamakan dengan PKI. Pernyataan dikemukakan menanggapi pandangan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut Prabowo mempunyai ambisi presiden dengan mengkritik angka presidential threshold 20 persen.

Belakangan, Arief kemudian menuliskan permohonan maaf di atas secarik kertas bermaterai yang ditujukan kepada Megawati dan keluarga besar PDI Perjuangan.(gir/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pilkada Kota Bekasi, PDIP Pastikan Nama Rieke Diah Pitaloka Masuk


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PKI   PDIP   Arief Poyuono  

Terpopuler