Membedah Peraturan J League Partner Nations

Minggu, 08 Agustus 2021 – 21:51 WIB
J League. Foto: J League

jpnn.com, JAKARTA - J League alias Liga Jepang memiliki peraturan yang memperbolehkan setiap klub merekrut pemain asing dalam jumlah berapa pun.

Namun, hanya lima pemain asing yang bisa dimasukkan ke dalam skuad yang akan berlaga.

BACA JUGA: Membedah Kiprah 12 Pemain J League di Olimpiade 2020

J League juga masih memberlakukan aturan khusus untuk J.League Partner Nations (JPN).

JPN merupakan negara-negara yang sudah menjalin kerja sama dengan Liga Jepang di bidang sepak bola.

BACA JUGA: Deretan Rekor Hebat dalam Sejarah J League

Pada 2021, ada delapan negara yang masuk JPN, yakni Indonesia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Malaysia, Kamboja, Singapura, dan Qatar.

Keuntungan menjadi anggota JPN ialah para pesepak bola dari negara tersebut punya kebebasan untuk berkarier di J League.

BACA JUGA: Begini Cara Jepang Menggelar J League saat Pandemi

Jika bergabung klub J.League, status mereka bukanlah pemain asing, melainkan penggawa lokal.

Dengan demikian, pemain dari negara-negara tersebut tidak masuk batas lima pemain asing yang diturunkan klub pada laga Liga Jepang.

Pada 2021, ada lima pemain Asia Tenggara yang memperkuat tim-tim J League, tetapi belum ada yang dari Indonesia.

Tiga pemain di antaranya berada di kompetisi kasta teratas alias Meiji Yasuda J1 League.

Mereka ialah pemain Thailand Chanathip Songkrasin yang memperkuat Hokkaido Consadole Sapporo, Theeraton Bunmathan (Yokohama F. Marinos), serta kiper Vietnam Dang Van Lam (Cerezo Osaka).

Di kompetisi J2 League ada pemain asal Thailand Sittichok Paso yang akan memperkuat Ryukyu FC dengan menjalani peminjaman dari Chonburi FC.

Di J3 League ada striker Timnas Malaysia Hadi Fayyadh yang memperkuat Azul Claro Numazu. (jos/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler