Menaker Ida Apresiasi Kinerja BPJS Ketenagakerjaan Atas Capaian 40 Juta Peserta Aktif

Sabtu, 16 Desember 2023 – 05:49 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menyampaikan sambutan di acara Malam Silaturahmi HUT ke-46 BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (15/12). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini khususnya terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang telah melampaui 40 juta peserta aktif. 

BACA JUGA: Kemnaker dan Rumah Sakit Bersinergi Terapkan Layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Menaker Ida Fauziyah menyampaikan itu dalam sambutannya pada Malam Silaturahmi Ulang Tahun ke-46 BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (15/12).

“Saya apresiasi atas seluruh kerja yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan, alhamdulillah perkembangan kepesertaan cukup tajam,” kata Menaker Ida Fauziyah.

BACA JUGA: Aplaus! Menaker Ida Fauziyah Apresiasi Kinerja Mediator Hubungan Industrial

Dalam acara tersebut, Menaker Ida mengatakan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan Indonesia tengah mengalami perbaikan. 

Ini terlihat dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia per Agustus 2023 sebesar 5,37 persen, turun 6,77 persen dibandingkan Agustus 2022 sebesar 5,86 persen.

BACA JUGA: Menaker Ida Sebut Potensi Pelatihan di Perusahaan Indonesia Cukup Besar

Menurut Ida, dengan turunnya TPT tersebut maka semakin banyak angkatan kerja yang masuk ke pasar kerja atau bekerja. 

Karena itu, dia berpesan kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan semua pekerja yang masuk ke pasar kerja ataupun bekerja agar terlindungi program-program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

“Semakin tinggi angkatan kerja kita masuk ke pasar kerja ini menjadi tantangan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Menaker Ida mengingatkan.

Selain pasar kerja dalam negeri, lanjut Menaker Ida, potensi masyarakat Indonesia untuk bekerja ke luar negeri juga meningkat seiring meningkatnya peluang kesempatan kerja di luar negeri.

Dia mencontohkan dengan Jepang yang tengah mengalami ageing society yang menyebabkan negara tersebut membutuhkan pekerja asing dalam jumlah besar. 

Melalui kerja sama yang dijalin dengan Indonesia, Jepang pun menargetkan dapat menyerap 100 ribu pekerja migran Indonesia dalam 5 tahun ke depan.

“Begitu besarnya peluang kerja kita di luar negeri, saya ingin sampaikan bahwa itu tantangan yang harus dilakukan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja migran kita dengan program-program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler