Menaker Ida Optimistis Pemagangan Luar Negeri Beri Manfaat Besar Bagi Indonesia

Rabu, 20 September 2023 – 20:11 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (tengah) bersama Wamenaker Afriansyah Noor (kiri) dan Sekjen Kemnaker yang juga Plt Dirjen Binalavotas Anwar Sanusi hadir dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri di Jakarta, Rabu (20/9). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah optimistis pemagangan luar negeri mampu menciptakan tenaga kerja yang berkompeten.

Hal itu disampaikan Menaker Ida Fauziyah saat membuka Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri, Rabu (20/9).

BACA JUGA: Kemnaker Tingkatkan Kapasitas Pengelola Karirhub dan Job Fair Virtual di Daerah

Dalam sambutannya, Menaker Ida Fauziyah menyampaikan rapat koordinasi penyelenggaraan pemagangan luar negeri, khususnya ke Jepang merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas program pemagangan ke Jepang, sehingga dapat berjalan semakin masif ke depannya.

"Saya yakin apabila program ini terus dikembangkan secara kuantitas dan kualitas akan memberikan manfaat yang besar bagi Indonesia dan Jepang," ujar Menaker Ida Fauziyah.

BACA JUGA: Menaker Ida Fauziyah Tegaskan Pemerintah Serius Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Dia menegaskan pemerintah pada prinsipnya mendukung keberlanjutan kerja sama pemagangan antara Indonesia dengan Jepang.

Lebih lanjut Menaker Ida Fauziyah menyampaikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga mendukung semua upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemagangan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pemagangan yang berlaku secara universal.

"Pemagangan harus menjunjung tinggi prinsip-prinsip dan hak-hak dasar dalam dunia kerja bagi para peserta magang," tegas Menaker Ida.

Menaker Ida Fauziyah mengharapkan pelaksanaan rakor pemagangan harus memperhatikan aspek-aspek kesetaraan, menghargai keberagaman, inklusi sosial, serta jauh dari segala macam diskriminasi, kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi.

"Semoga rakor kali ini mampu menjadi momen evaluasi kita bersama untuk terus memperbaiki semua kekurangan dalam penyelenggaraan pemagangan ke Jepang," katanya.

Sementara Plt Dirjen Binalavotas Anwar Sanusi dalam laporannya menyebutkan selama tiga dekade terakhir, Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Jepang untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja melalui program pemagangan.

Program pemagangan ini telah memberikan manfaat besar bagi para peserta magang, selain meningkatkan keterampilan, mereka juga memperoleh pengalaman hidup dan pemahaman budaya yang berharga.

"Upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan berbagai stakeholder, memastikan bahwa pemagangan di Jepang memberikan manfaat maksimal bagi peserta magang," kata Anwar Sanusi yang juga Sekjen Kemnaker.

Rakor yang bertema 'Kolaborasi Multi Stakeholders untuk Menciptakan Tenga Kerja Kompeten Melalui Pemagangan Luar Negeri yang Berkualitas' turut dihadiri Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, dan Staf Khusus Menaker, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler