Mencoba Mobil Tawon, Mobil Mini Kreasi Pelajar SMK di Tangerang

Harga Rp 49 Juta, Karya Siswa SMK Rangkasbitung

Sabtu, 18 Februari 2012 – 10:01 WIB
Foto: net

EUFORIA memproduksi mobil nasional dalam kurun setahun terakhir sedang tinggi-tingginya. Ini diprakarsai mobil produksi siswa SMK di Solo, Jawa Tengah, dengan nama mobil Esemka. Kini mobil Tawon yang diproduksi oleh PT Super Gasindo Jaya dipamerkan di halaman parkir gedung DPRD Kota Tangerang. Mobil tersebut merupakan hasil kreasi para pelajar sekolah menengah kejuruan di bidang otomotif.
----------------
SUMBER RAJASA GINTING, Tangerang
---------------
Di bawah terik sinar matahari, Jumat (17/2) siang, sejumlah anggota DPRD dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Tangerang terlihat mengerubungi mobil mungil di halaman parkir. Secara bergantian mereka naik ke atas untuk melakukan uji coba mengendarai mobil berukuran kecil berwarna hitam mengintari halaman kantor Pemerintahan Kota Tangerang.

”Cukup nyaman saat mengendarai mobil dengan kapasitas 650 CC ini. Kita patut berbangga apalagi mobil ini adalah hasil karya buatan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak,” kata Lulu Karsan kepada INDOPOS (Grup JPNN) usai melakukan uji coba, kemarin.

Karsan menceritakan, jika dibandingkan dengan mobil Karimun buatan Jepang, memang masih sedikit kalah bagus. Namun, pegawai Dinas Perhubungan ini mengaku bangga mobil Tawon ini adalah hasil karya produksi anak bangsa. ”Memang masih ada kekurangan seperti terlalu rendahnya tongkat persneling, tapi hal ini tinggal penyempurnaan saja untuk ke depannya,” ujar Karsan yang sempat tujuh kali mengitari halaman kantor Pemkot Tangerang.

Karsan mengaku berniat membeli mobil seharga Rp 49 juta itu. Selain bahan bakar irit juga ramah lingkungan dan cocok untuk keluarga kecil karena bisa menampung empat sampai lima orang. ”Untuk sebagian masyarakat kita, Mobil Tawon ini cocok untuk keluarga kecil,”  ucap Karsan yang saat ini masih mengenakan baju seragam.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtra (PKS) DPRD Kota Depok, Aulia Epriya Kembara, juga tidak mau ketinggalan mencoba mengemudikan mobil tersebut. Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang itu bahkan mengajak para wartawan pemburu berita untuk sama-sama menguji mobil produk dalam negeri yang kompenennya 100 persen dari Indonesia.

“Kalau saya lihat tinggal penyempurnaan saja. Mobil Tawon hasil karya anak bangsa ini patut diapresiasi,” kata Aulia kepada INDOPOS. Aulia berharap Dinas Pendidikan Kota Tangerang bisa bekerjasama dengan produksi mobil Tawon. “Suatu saat siswa SMK Kota Tangerang bisa memproduksi sendiri, apalagi kalau produksinya ada di sini, “tegasnya.

Marketing Direktor PT Super Gasindo Jaya Dewa Yunardi menegaskan komponen interior dan eksterior 100 persen produk buatan asli Indonesia. Akan tetapi, mesinnya masih didatangkan dari China. Mobil ini cukup luas bisa menampung empat sampai lima orang dengan kapasitas 650 CC.

”Kelebihan dari mobil tawon ini adalah menggunakan bahan bakar bensin atau bahan bakar gas CNG dan sudah memenuhi standarisasi Euro III, sehingga ramah lingkungan. Mobil ini juga terbilang irit untuk satu liter premium bisa menempuh jarak 23 km hingga 25 km,” ujra pria berkepala plontos itu.

Nama Tawon sendiri terinspirasi dari hewan penghasil madu yang dikenal sebagai hewan pekerja keras. Diyakini, mobil ini bandel, tahan lama, dan bisa diajak berkerja keras. Mobil Tawon memiliki tiga varian, yakni minibus, bestel wagon dan bak terbuka. Mobil ini sudah diuji coba dari Rangkas Bitung ke Surabaya ditempuh dengan waktu 19 jam. "Saya kira mobil rakitan anak-anak SMK Rangkasbitung cukup membanggakan," ucap Dewa.

Dia mengatakan, selama ini permintaan mobil Tawon cukup tinggi. Permintaan tersebut tidak hanya dari kalangan masyarakat, tetapi pemerintah daerah di Tanah Air dan perusahaan swasta banyak yang telah memesan.

Ia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan infrastruktur purna jual bagi mobil yang kabarnya mendapat insentif pemerintah ini. Ia optimistis mobil Tawon akan diproduksi sebanyak 600 unit per bulan untuk tahap awal. Tawon menggunakan mesin 2 silinder, 4 langkah berkapasitas 650 cc yang memiliki perbandingan bore-stroke 76 x 71 mm dan rasio kompresi 9:0:1.    

”Dengan mesin tersebut, Tawon pun mampu melesat hingga kecepatan puncak 90 km perjam dan mampu menyemburkan kekuatan sampai 20,6 kW pada putaran 5.300 rpm,” tandasnya. (*)




BACA ARTIKEL LAINNYA... Belajar yang Menyenangkan Lewat Lagu ala Mira Julia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler