Mendagri Merespons Rencana Demo di Candi Borobudur

Senin, 04 September 2017 – 18:05 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: Humas Kemendagri

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara menanggapi rencana sejumlah elemen menggelar aksi unjuk rasa di Candi Borobudur, Jawa Tengah pada Jumat (8/9) mendatang. Aksi tersebut sebagai wujud solidaritas terhadap penindasan umat muslim etnis Rohingya di Myanmar.

Secara prinsip, kata Tjahjo, aksi unjuk rasa boleh saja, asalkan memenuhi ketentuan yang berlaku. Baik itu izin maupun harus dilakukan secara damai.

BACA JUGA: Tanggapan Mabes Polri terkait Rencana Aksi Demo di Candi Borobudur

"Sebaiknya tanya ke kepolisian (apakah rencana aksi dapat izin, red). Tapi intinya kalau aksi solidaritas saya kira tak ada masalah," ujar Tjahjo di Gedung Kemendagri, Jakarta, Senin (4/9).

Menurut Tjahjo, pemerintah sebenarnya terus berbuat untuk membantu etnis Rohingya, karena kepedulian terhadap kemanusiaan.

BACA JUGA: Tjahjo: Perppu Tak Halangi Masyarakat Membentuk Ormas

"Prinsipnya pemerintah punya atensi cukup besar (terhadap penderitaan etnis Rohingya,red)," ucapnya.

Pemerintah Indonesia kata mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini, telah mengirimkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke Myanmar. Selain itu juga mengirimkan sejumlah bantuan yang dibutuhkan.

BACA JUGA: Mendagri Ingatkan Kada Jangan Gunakan APBD untuk Kepentingan Pilkada

"Pemerintah Indonesia sudah membangun perumahan di sana, membantu membangun rumah sakit di sana. Jadi actionnya negara hadir," pungkas Tjahjo.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mendagri: Jangan Diskriminasi Dalam Memberi Pelayanan


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler