Mengaku Diperkosa, Herniawati Malah Ditanya: Enak Kan, Bu?

Kamis, 14 September 2017 – 16:35 WIB
Herniawati (hijau) mengamuk. Foto: Balikpapan Pos/JPNN

jpnn.com, BALIKPAPAN - Herniawati datang bersama anaknya ke Sentra Pelayanan Polisi Polres Balikpapan, Selasa (12/9), untuk mengadu bahwa dirinya menjadi korban pemerkosaan.

Herniawati juga menunjuk muka sejumlah petugas. Selain itu, dia menyebut sejumlah nama pejabat.

BACA JUGA: 4 Bulan DPO, Rustam Ternyata di Dalam Rutan

"Bisanya kamu bilang seperti itu. Saya ke sini buat laporan. Kok bisanya dibilang 'enak'. Kamu tidak tahu berhadapan dengan siapa, ya?" kata Herniawati dengan nada keras.

Ulah Herniawati membuat sejumlah pelayanan terganggu.

BACA JUGA: Dipanggil Tak Menyahut, Edy Ternyata Sudah Mati

Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta sampai harus menghentikan rapat dengan pejabat utama.

Sejumlah polisi dan polwan pun berusaha menghentikan teriakan perempuan tersebut.

BACA JUGA: Perempuan Muda Bawa Anak Mengamuk di Kantor Polisi

Herniawati digiring ke ruang tersendiri untuk ditenangkan. Sementara itu, anaknya digendong seorang polisi.

"Saya ke sini buat laporan pemerkosaan diri saya sejak 2012 lalu. Namun, malah dibilang 'enak kan, Bu?'. Apa enaknya? Saya diperkosa. Kalau diperkosa, ya, sakit," ucap Herniawati.

Dia mengaku diperkosa oleh oknum aparat dari Satpol PP dan kepolisian.

Setelah ditenangkan, Herniawati pergi menggunakan motor matik.

Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu D Suharto mengatakan, tuduhan pemerkosaan itu tidak valid.

Pasalnya, pihak keluarga menyebut Herniawati menderita depresi sejak lama. (rdh/rsh/k15)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Transaksi Nontunai di Balikpapan Lamban


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler