Mengharukan, Sampai Viral, 2 Bocah Magelang Bongkar Celengan, Kapolsek pun ke Rumah

Kamis, 12 Agustus 2021 – 10:36 WIB
Ahmad Fardan Azzami dan Sofia Ghoyatul Nafisah menunjukkan celengan yang dibongkar. Foto: Luqman Sulistiyawan/Jawa Pos Radar Magelang

jpnn.com, MAGELANG - Kakak adik Ahmad Fardan Azzami, siswa kelas tiga SD, dan Sofia Ghoyatul Nafisah, siswi kelas satu mendadak menjadi viral.

Dua anak di Dusun Ngadiwongo, Salaman, Kabupaten Magelang itu akhirnya bisa membeli handphone Android dengan uang koin hasil menabung selama dua tahun.

BACA JUGA: Pendapatan Menurun, Rossa Bongkar Tabungan untuk Biaya Hidup

Rabu (11/8) kemarin, Radar Semarang berkunjung ke tempat tinggal mereka.

Rumah kedua orang tua mereka Musokhib dan Rismiyati itu sederhana. Berlantai plesteran semen yang dilapisi karpet plastik motif ubin warna hijau. Rumah berdinding batu bata masih belum diplester.

BACA JUGA: Bocah 12 Tahun Bongkar Tabungan Untuk Beli Saham Bali United

Rismiyati mengaku membeli HP dengan uang receh, karena tidak punya uang simpanan.

Mereka terpaksa menggunakan uang celengan kedua anaknya.

BACA JUGA: Yasmin, Bocah 6 Tahun Bongkar Celengan Ikan Demi Tenaga Medis Corona

Sehari-hari Rismiyati menjadi buruh pabrik dengan gaji pas-pasan. Adapun sang suami bekerja di bengkel dengan pendapatan tidak menentu.

"Kami sudah punya HP satu, tetapi memorinya penuh. Buat sekolah susah,” kata Rismiyati.

Kedua anaknya semuanya membutuhkan HP untuk belajar. Sehingga dulu harus bergantian dengan handphone yang memorinya sudah penuh itu.

"Sebelum beli, dulu HP satu dipakai untuk berdua. Ganti-gantian,” ujarnya.

Dia pun terharu dengan kedua anaknya yang rela membuka celengannya guna membeli HP untuk belajar. Karena orang tuanya tidak mampu untuk membelikan.

Dari kedua celengan anaknya itu didapatkan uang sekitar Rp 2,1 juta. Digunakan untuk membeli HP seharga Rp 1,6 juta. Sisanya untuk kebutuhan rumah tangga.

"Kalau Fardan celengannya penuh. Kalau yang Sofia tidak penuh, kurang sedikit,” kata Rismiyati sambil menunjukkan bekas celengan yang sudah dibukanya itu.

Uang recehan di celengan anaknya itu mayoritas pecahan koin Rp 500 dan Rp 1.000.

Fardan dan Sofia memang gemar menabung. Setiap diberi uang pasti disisihkan untuk ditabung. 

"Kalau anak saya yang pertama, sejak kecil kalau sekolah cuma minta Rp 2 ribu. Itu saja masih disisihkan untuk menabung. Saya kasih uang saku Rp 5 ribu tidak mau. Sampai saya menangis, Pak,” ujar Musokhib.

Dia pun tidak mengira membeli HP dengan uang receh bakal viral di media sosial.

"Saya tidak tahu kalau divideo pas beli. Kemarin hari Senin sampai Pak Kapolsek Salaman datang ke rumah,” katanya.

Kapolsek pun menanyakan cerita membeli HP dengan uang receh itu, selain juga memberikan bantuan sembako kepada keluarga Musokhib. (*/aro)

Artikel Ini Telah Terbit di:
https://radarsemarang.jawapos.com/features/2021/08/12/demi-sekolah-daring-dua-anak-di-magelang-beli-hp-dengan-uang-receh/

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler