Mengubah Pola Diet Bisa Atasi Depresi?

Sabtu, 14 Oktober 2017 – 04:48 WIB
Depresi. ILUSTRASI. FOTO: Laman Health

jpnn.com - Sebuah penelitian membuktikan ada kaitan antara masalah perut dengan risiko stres dan depresi.

Studi tersebut menyebut bahwa mikroba yang berada di dalam usus manusia bisa memengaruhi kondisi kesehatan mental.

BACA JUGA: 6 Makanan Ini Bisa Memicu Penuaan Dini

Bisa jadi, ada yang salah dengan pola diet Anda.

Menurut seorang profesor dari UCLA’s Geffen School of Medicine, Dr. Emeran Mayer, MD, PhD, ada sejumlah studi yang telah membuktikan hal tersebut.

BACA JUGA: Kenali 6 Tanda dan Gejala Depresi

Beberapa di antaranya menggunakan tikus, dan sebagian lagi menjadikan manusia sebagai objek penelitian.

Dalam sebuah studi 2014 yang diterbitkan di Journal of Neuroscience, Dr. Mayer menyebutkan, pada dasarnya kedua bagian tersebut – mikroba dalam usus dan kesehatan mental seseorang – saling memengaruhi.

BACA JUGA: Yuk Usir Depresi dengan Cara Sederhana Ini

Bahkan, katanya, kedua hal ini cukup memainkan peran bagi kesehatan otak. Saat seseorang memiliki tingkat stres yang tinggi atau pola diet yang buruk (atau bahkan keduanya), bisa memicu terjadinya masalah di otak.

Sebab saat Anda tengah dalam kondisi stres, produksi hormon kortisol akan meningkat dan bisa memicu terjadinya peradangan yang mengganggu mikroba dalam usus.

Mikroba yang terganggu itu kemudian menghasilkan metabolit alias produk sampingan dari proses metabolisme usus, yang kembali ke otak melalui darah atau saraf. Hormon tersebut kemudian merangsang otak dan memicu stres meningkat.

Jika Anda selalu merasa stres dan tak tenang, coba perhatikan pola makan Anda. Sebab bisa jadi ada makanan yang selama ini mengganggu mikroba di usus.

Salah satu caranya yakni mengganti pola diet.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal BMc Medicine mengelompokkan 67 orang yang memiliki tingkat stres beragam. Kemudian para peneliti meminta mereka untuk menjalani pola diet yang berbeda, untuk mengamati perilaku mikroba usus.

Setelah 12 minggu, kelompok yang memakan makanan sehat disebut mengalami penurunan tingkat depresi hingga 32 persen. Sementara kelompok lainnya hanya mengalami penurunan 8 persen.

Peneliti mengambil kesimpulan bahwa diet dengan variasi makanan sayuran berwarna, makanan rendah gula, dan lemak hewan bisa membantu Anda terhindar dari stres.

Selain itu, Anda juga harus memasukkan sejumlah bahan makanan lain yang masuk dalam kategori sehat, seperti minyak zaitun.

Di samping membuat usus lebih baik, yang berarti menekan tingkat stres dan depresi, diet dengan mengonsumsi sayur berwarna juga bisa memperbaiki sistem tubuh.

Nah, setelah mengetahui fakta tersebut, yuk mulai ubah pola diet Anda. Selain membuat perut sehat dan terasa nyaman, makan sehat juga bisa menghindarkan Anda dari stres berlebih maupun depresi.(RS/RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Makanan ini Efektif Atasi Depresi


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
depresi   Diet   Program Diet   Makanan  

Terpopuler