Menhub Berharap Cuti Bersama Lebaran 2018 Tetap 7 Hari

Sabtu, 05 Mei 2018 – 07:34 WIB
Budi Karya Sumadi. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Rencana pemerintah merevisi masa cuti bersama Lebaran 2018 belum juga ada kepastian. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyatakan, pihaknya bersama kementerian terkait sudah mengadakan pertemuan dengan pelaku usaha.

Saat ini pemerintah sudah memiliki opsi alternatif. Sayang, dia enggan membeberkannya. ’’Sudah ada jalan keluarnya. Insya Allah, diumumkan secepatnya. Insya allah, Senin,’’ ujarnya di sela-sela peringatan Hardiknas.

BACA JUGA: Kata Mbak Puan soal Viral Video Siswi SMA Bergaya Striptis

Awalnya, dalam SKB tiga menteri yang diterbitkan 22 September 2017, pemerintah menetapkan cuti bersama Lebaran pada 13, 14, 18, dan 19 Juni. Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 15 dan 16 Juni 2018. SKB itu ditandatangani Men PAN-RB Asman Abnur, Menaker Hanif Dhakiri, serta Menag Lukman Hakim Saifuddin.

SKB tiga menteri 2017 itu direvisi. Hari cuti bersama Lebaran ditambah menjadi tujuh hari, yakni 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018. Pengumuman revisi itu disampaikan kepada publik oleh tiga menteri yang menandatangani dengan didampingi Menko PMK Puan Maharani pada 18 April 2018.

BACA JUGA: Jawaban Lucu Anak SD Saat Jokowi Tanya Nama Menteri

Penambahan cuti bersama Lebaran tersebut menimbulkan pro-kontra. Sebab, sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur libur lagi pada 27 Juni karena ada pilkada. Sebagian karyawan merasa senang mendapat tambahan hari libur. Bahkan, tiket mudik sudah dibeli. Sementara itu, kalangan pengusaha mengkritik karena pengumuman tersebut terlalu mendadak dan liburnya terlalu lama. Libur terlalu lama bisa mengganggu produktivitas.

Di tempat terpisah, Menhub Budi Karya Sumadi berharap libur tetap tujuh hari. Dia beralasan, jika libur lebih panjang, akan lebih luwes. ’’Yang sekarang (memilih, Red) kalau saya. Tidurnya lebih nyenyak,’’ tuturnya.

BACA JUGA: Pakai Mobil Dinas untuk Mudik, ini Penjelasan MenPAN-RB

Selain itu, libur yang lebih panjang akan membuat pengaturan lalu lintas semakin mudah. Sebab, mereka yang mudik dengan kendaraan pribadi tidak menumpuk pada satu atau dua hari.

Soal kekhawatiran libur yang lama mengganggu ekspor-impor, mantan direktur utama PT Angkasa Pura II itu menampik. ’’Pelabuhan tidak akan tutup,’’ tegas Budi. Bahkan, dia akan membuat surat edaran agar seluruh bagian logistik di pelabuhan masuk saat masa libur lebaran.

Langkah tersebut, menurut Budi, sudah dibicarakan dengan perwakilan pengusaha. ’’Tidak ada yang protes. ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) dan INSA (Indonesian National Shipowners Association) mendukung saya,’’ tuturnya. (far/lyn/c5/kim)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Cuti Lebaran, Ketua DPR: Makin Lama Makin Baik


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler