Menjelang Libur Nataru, DJKA Kemenhub Berlakukan Tarif Promo LRT Jabodebek

Kamis, 30 November 2023 – 21:59 WIB
Lintas Raya Terpadu (LRT) atau Kereta Api Ringan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Foto dok KAI

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub menerapkan tarif promo LRT Jabodebek menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tarif promo tersebut dikeluarkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor: KP-DJKA 266 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor KP-DJKA 147 Tahun 2023 tentang Tarif Promo Angkutan Orang dengan Kereta Api Ringan Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik yang ditandatangani pada Kamis (30/11/2023).

BACA JUGA: Gandeng KAI, KasPro Permudah Transaksi Penumpang LRT Jabodebek

Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal menjelaskan promo tarif itu diberikan untuk mendorong masyarakat agar dapat memanfaatkan LRT Jabodebek dalam bepergian selama masa libur akhir 2023.

"Mobilitas masyarakat pada masa libur kali ini diprediksi cukup tinggi sehingga kami berharap LRT Jabodebek ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk mengurangi kemacetan di jalan," kata Risal di Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Tiang LRT Palembang Bakal Jadi Tempat Pemasangan Iklan

Dengan adanya pemberlakuan tarif promo baru tersebut maka masyarakat dapat menggunakan LRT Jabodebek dengan skema tarif sebagai berikut.

Pertama, hari kerja Senin-Jumat pada jam sibuk (peak hour) periode waktu 06.00-08.59 WIB dan 16.00-18.59 WIB. Tarif Rp 3.000 (1 km pertama) dan Rp 700 tiap km selanjutnya dengan tarif maksimal Rp 20.000.

BACA JUGA: Begini Keunggulan Beton SIG Penopang Konstruksi LRT Jabodebek

Kedua, hari kerja Senin-Jumat di luar jam sibuk (off peak hour) periode waktu awal jam operasi-05.59 WIB, 09.00-15.59 WIB, dan 19.00 WIB-akhir jam operasi. Tarif Rp3.000 (1 km pertama) dan Rp 700 tiap km selanjutnya dengan tarif maksimal Rp 10.000.

Ketiga, hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional. Tarif Rp 3.000 (1 km pertama) dan Rp 700 tiap km selanjutnya dengan tarif maksimal Rp 10.000.

Adapun, skema tarif promo tersebut diberlakukan mulai Jumat (1/12).

Selain memberlakukan tarif promo baru, Risal menyebutkan bahwa DJKA juga akan menambah rangkaian kereta LRT Jabodebek yang beroperasi menjadi 16 rangkaian dari sebelumnya 12 rangkaian per 1 Desember 2023 dan secara bertahap akan dilakukan penambahan hingga keseluruhan rangkaian (27 rangkaian) dioperasikan secara penuh.

"Penambahan rangkaian ini dimaksudkan agar waktu tunggu (headway) dapat dipersingkat menjadi 7-15 menit sekaligus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim libur ini," ujar Risal.

Ia mengharapkan dengan diberlakukan tarif baru dan penambahan jumlah rangkaian tersebut, LRT Jabodebek dapat dijadikan moda transportasi andalan masyarakat selama berlibur maupun untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

"Kami pastikan LRT Jabodebek siap melayani masyarakat dengan prima sehingga masyarakat dapat beralih menggunakan moda transportasi ini," katanya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler