Menkes Budi Curiga Ada Mafia Obat di Indonesia

Kamis, 02 Juni 2022 – 14:21 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya dugaan mafia obat di Indonesia.

Menurut dia, Indonesia yang memiliki penduduk berjumlah sekitar 270 juta jiwa seharusnya bisa menjadi produsen plasma darah keempat di dunia.

BACA JUGA: Jokowi Ancam Mafia Obat: Tidak Ada Toleransi

Keberadaan mafia obat, lanjut dia, menyebabkan sulitnya membangun pabrik obat berbasis plasma dan pabrik obat asli di Indonesia.

"Masa produk obat plasma semuanya impor, itu nggak benar. Pasti ada mafia yang nggak mau kita bikin pabrik di sini," kata Budi dalam konferensi pers, Kamis (2/6).

BACA JUGA: Menkes: Bapak Presiden Sudah Menyampaikan Berita Gembira

Adapun plasma darah berfungsi untuk menangani masalah kesehatan, seperti sistem kekebalan tubuh, pendarahan, gangguan pernafasan, dan penyembuhan luka.

Banyaknya jumlah penduduk Indonesia dinilai bisa menjadi sumber daya bagi produksi obat plasma darah.

BACA JUGA: Menkes Budi Ungkap Jumlah Terkini Kasus Hepatitis Akut Misterius

Dengan begitu, Menkes Budi merasa aneh karena tidak ada pengusaha yang tertarik membangun pabrik obat berbasis plasma darah.

Dia mengaku curiga mafia obat ini mengatur agar pengusaha tidak mendapatkan keuntungan jika membuat pabrik obat plasma darah.

"Saya ini bekas bankir, pasti ada hitungannya yang bikin untung, apalgi kalau negara mau bantu," tegas Budi Gunadi Sadikin. (mcr9/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler