Menpora Amali: DBON & Inpres Sepak Bola Belum Ada Anggaran Tersendiri

Kamis, 02 Desember 2021 – 22:41 WIB
Menpora Zainudin Amali. Foto: Amjad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Inpres No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Sepak Bola Nasional belum ada anggaran tersendiri dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Meski demikian, Amali mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi keduanya.

BACA JUGA: Ini Harapan Besar Ketum PWI Pusat Terhadap DBON

“Terkait dengan Perpres Nomor 86 tentang DBON dan Inpres Nomor 3 tahun 2019, sementara kami belum mendapatkan alokasi khusus. Untuk itu, kami memaksimalkan apa (dana) yang ada,” kata Menpora Amali dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI dengan agenda Realisasi APBN Tahun 2021 di ruang rapat Komisi X DPR RI Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus untuk mensosialisasikan Perpres 86 Tahun 2021, sehingga semua program di bidang olahraga di Kemenpora ditunjukan pada implementasi DBON.

BACA JUGA: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Fakta Nomor 5 jadi Tanda Tanya

“Demikian juga untuk Inpres Nomor 3 tahun 2019 kemarin, kan sebenarnya belum ada anggarannya. Tetapi kami menyisihkan dari yang ada. Sehingga apa yang memungkinkan kita bisa lakukan misalnya koordinasi dengan lintas kementerian, pembuatan NSPK (Norma Standar Prosedur dan Kriteria) dan lain sebagainya itu dengan dana dan anggaran yang ada,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Menpora Amali sebagai jawaban atas pernyataan sejumlah anggota Komisi X DPR, salah satunya anggota Fraksi Gerindra Djohar Arifin Husin. Dia meminta agar ada anggaran khusus terkait DBON dan Inpres tentang Sepakbola.

“Tentang DBON, ini hendaknya nanti ada dana pendukungnya, supaya betul sukses. Jadi kalau garis besar sudah jalan, apalagi yang kecil-kecil. Jadi garis besar harus dikawal betul, sehingga nanti kami Komisi X berusaha mendukung semampu kita,” kata Djohar Arifin.

Selain itu, dia juga mendorong agar Inpres tentang Sepak Bola segera diimplementasikan dan harus didukung pula dengan anggarannya. Sebab, masyarakat Indonesia sangat senang dengan olahraga khususnya sepak bola.

“Hebohnya olahraga nasional besar dan hebat, bagaiaman event-event menyatukan bangsa ini, dengan olahraga tetapi dananya tidak mendukung. Jadi kasihan kementeriannya, begitu banyak kegiatan yang ingin dibantu tetapi kemampuan terbatas,” katanya. (dkk/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler