Menpora Amali Tegaskan Tahun 2022 Rekrutmen Atlet Sudah Berdasarkan DBON

Jumat, 19 November 2021 – 01:12 WIB
Menpora Amali. Foto: Kemenpora

jpnn.com, JAKARTA - Kemenpora terus menyosialisasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 yang melahirkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ke beberapa daerah sebagai sentra pembinaan.

Seperti diketahui, dalam DBON itu, terdapat 10 provinsi yang akan menjadi sentra pembinaan.

BACA JUGA: Desain Besar Olahraga Nasional, Menpora Amali: Olimpiade yang Utama, SEA Games Sasaran Antara

Masing-masing Papua (Jayapura), DKI Jakarta (Jakarta), Sulawesi Selatan (Makassar), Jawa Barat (Bandung), Jawa Timur (Surabaya), Jawa Tengah (Semarang), NTB (Mataram), Sumatera Selatan (Palembang), Sumatera Utara (Medan) dan Kalimantan Timur (Samarinda).

Saat ini DBON masih dalam tahap sosialisasi dan dari beberapa daerah yang sudah menggelar sosialisasi ini.

BACA JUGA: Diizinkan Menginap, Pakde Malah Diam-Diam Masuk Kamar Tuan Rumah, Terjadilah

Di antaranya Papua, Jakarta, Makassar, semuanya menanggapi positif, baik para Gubernur atau wakil gubernur yang hadir hingga kepala dinas pemuda dan olahraga.

“Ke depan pembinaan akan terfokus dan target jelas, yakni Olimpiade dan Paralimpiade," ucap Menpora Zainudin Amali saat melakukan konferensi pers secara virtual, Kamis (18/11/2021).

"Ajang Asian Games, Asian ParaGames, SEA Games dan ASEAN ParaGames itu hanya sasaran antara saja ke depannya, kemudian cabor-cabor yang dibina untuk menuju target dan ranking Olimpiade serta Paralimpiade sudah jelas," tambahnya.

Perpres Nomor 86 Tahun 2021 di Ketuai oleh Wakil Presiden RI, dalam hal ini Ma'ruf Amin dan Wakilnya Menko PMK Muhadjir Effendy.

Menpora Amali yang merupakan Ketua Pelaksana merangkap anggota menyebut jika dirinya bersama anggota lainnya seperti Mendagri, Menkumham, Menag, Menkeu, Mendikbud, Menkes, Mensos, Menperin, PUPR, Bapennas, BUMN dan Menparekraf tengah menunggu waktu Ketua Tim Koordinasi Pusat untuk koordinasi lebih lanjut dan lebih dalam.

Meski demikian, dirinya menyebut jika di internal Kemenpora sudah jalan melalui sosialisasi yang dilakukan di beberapa kota, seperti Jayapura, Jakarta dan Makassar.

"Besok kami akan melakukan sosialisasi juga di Surabaya, Jawa Timur," ucapnya.

Terkait 10 sentra pembinaan, Menpora Amali menyebut, untuk langkah awal akan memaksimalkan PPLP yang ada, namun mulai disesuaikan dengan cabor-cabor yang ada di DBON.

"Apa yang muncul di daerah-daerah 10 sentra itu akan berkesinambungan ke atasnya, sampai akhirnya menjadi atlet elite nasional yang nanti akan ditempatkan di Cibubur," tutur Menpora Amali.

Menpora juga mengatakan sudah menyampaikan kepada daerah tidak boleh lagi ada kegiatan-kegiatan yang di luar itu.

Mulai sekarang semua harus fokus dan tertuju. Kalau bicara dari hulunya, dari pembudayaan olahraga, pasti tujuannya adalah bagaimana tentang kebugaran, menghasilkan talenta dan tak terputus hingga ke prestasi olahraga.

“Begitu juga dengan olahraga pendidikan serta olahraga masyarakat, di mana semuanya terintegrasi, dan mulai tahun 2022 rekrutmen atlet berdasarkan DBON," pungkasnya.(dkk/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler