Menpora Mengapresiasi Film LIMA, Begini Penjelasannya

Kamis, 07 Juni 2018 – 11:32 WIB
Menpora Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada film LIMA yang menceritakan nilai-nilai Pancasila dalan kehidupan masyarakat, serta memasukkan unsur olahraga sebagai bentuk dukungan Asian Games 2018. Foto: Humas Kemenpora

jpnn.com, JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada film LIMA yang menceritakan nilai-nilai Pancasila dalan kehidupan masyarakat, serta memasukkan unsur olahraga sebagai bentuk dukungan Asian Games 2018 nanti.

Hal itu disampaikan Menpora usai menonton film LIMA bersama sutradara Lola Amaria dan pemain film lainnya di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (6/6) sore.

BACA JUGA: Persiapan Asian Games & Asian Para Games 2018 Berjalan Baik

Keterlibatan dua perenang Indonesia yakni, Raymond Sumitra Lukman dan Gerdi Zulfitranto sendiri memberikan warna tersendiri pada film tersebut untuk menceritakan kondisi nyata tentang olahraga di Indonesia. Termasuk ketika cerita seleksi kedua attlet renang tersebut untuk masuk pelatnas Asian Games. Bagi Menpora, film ini banyak menceritakan kondisi nyata yang ada di masayarakat.

"Saya senang film ini menceritakan kondisi nyata makna Pancasila di tengah-tengah kehidupan masyarakat kita, ditambah lagi di situ ada semangat olahraga untuk mendukung Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 bulan Agustus nanti. Saya kira film ini sangat bagus, jujur, objektif dan idealis dalam menyampaikan pesan ke dalam ceritanya,” katanya.

BACA JUGA: Menpora Berharap Paytren jadi Inspirasi Masyarakat Indonesia

Menpora juga ingin film ini bisa menjadi motivasi bagi para atlet Indonesia untuk menghadapi Asian Games nanti.

“Saya kira ada pesan yang disampaikan terkait motivasi terhadap atlet olahraga, saya harap semua pengurus PB, atlet hingga stakeholder olahraga di Indonesia harus menyaksikan film ini.

BACA JUGA: Menpora Bagikan Kaus Asian Games di Tebing Breksi

Di film ini ada ajakan untuk mengedukasi atlet agar memikirkan masa depannya," tambahnya.

Sutradara Lola Amaria yang juga duduk sebagai produser film ini memiliki harapan agar nilai-nilai Pancasila yang divisualkan ke dalam film dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Film LIMA merupakan omnibus yang penyutradarannya digarap oleh lima sineas berbeda, termasuk Lola Amaria salah satunya. Alur ceritanya pun dibuat berbeda dengan mengambil ide tiap sila dalam Pancasila, tapi tetap memiliki kesinambungan dan benang merah.

Lola bertugas mengarahkan film dengan pokok sila ketiga, Persatuan Indonesia. “Dalam film tadi saya juga menyampaikan pesan dalam Pancasila di sila ke 3 yang isinya Persatuan Indonesia. Dengan olahraga kita semua bisa bersatu untuk mengharumkan nama bangsa, apalagi sebentar lagi kita akan menjadi tuan rumah Asian Games," kata Lola.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menpora Menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak 2018


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler