Menpora Sebut BIFC 2018 Bagus untuk Asah Kemampuan Pemain

Senin, 10 Desember 2018 – 19:29 WIB
Bali International Football Championship (IFC) U-15 2018 di Stadion Beji Mandala, Badung, Bali, Rabu (5/12/2018). Foto: kemenpora

jpnn.com, BALI - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, menyambut positif digelarnya Bali Internasional Football Championship (BIFC) 2018.

Menpora menyebut ajang ini bagus untuk mengasah kemampuan para pemain Indonesia.

BACA JUGA: Tim Asal Filipina Berharap Bali IFC U-15 Digelar Tiap Tahun

Ada delapan negara yang berpartisipasi dalam ajang tersebut. Mereka adalah Jepang, Tiongkok, Singapura, Thailand, Filipina, Malaysia, Korea Selatan, Australia.

Maka dari itu Imam, menilai kesempatan ini harus dimanfaatkan secara baik oleh wakil Indonesia. Pasalnya, para pemain dapat mencuri ilmu dari tim- tim yang ambil bagian dalam perhelatan tersebut.

BACA JUGA: Mantap, Timnas Pelajar Lolos ke Final Bali IFC 2018

"Kami ingin galang kompetisi usia dini. Ajang ini tidak hanya diikuti peserta dalam negeri, juga libatkan dari luar negeri. Artinya untuk pemain Indonesia, akan terbiasa untuk menghadapi lawan yang secara teknik dan fisik berbeda dari kita. Tapi semakin sering kita tanding dengan negara sahabat-sahabat kita, akan lebih baik," ujar Imam di Stadion Beji Mandala, Badung, Sabtu (8/12).

Selain itu Imam menjelaskan ajang ini juga sebagai perkenalan Badung ke mata dunia. Ia ingin publik internasional dapat mengunjungi kabupaten tersebut ketika berada di Pulau Dewata.

BACA JUGA: Kemenpora Jaring Bibit Atlet dari Ajang Gala Desa di Tuban

"Kami akan dorong supaya sport tourism berjalan bareng. Badung punya potensi luar biasa, lapangannya keren banget. Desa lain di seluruh Indonesia perlu tiru Badung. Perlu mind set bagus dari setiap pemimpin daerah. Di sisi lain, kompetisi ini jadi hal baru bagi kita, karena semakin sering selenggarakan kompetisi internasional maka semakin baik."

"Ke depannya harus lebih banyak lagi pesertanya. Setelah ini akan dievaluasi lagi, saya harap deputi dan bupati bisa evaluasi. Karena ini pertama kali. Jadi harus lebih baik ke depannya. Saya liat seluruh peserta sangat senang."

Tak lupa Imam mengomentari dua wakil Indonesia yang bertemu pada laga final BIFC. Kedua tim tersebut timnas pelajar U-15 melawan Badung-Ragunan (Bara) FC, yang sudah mengalahkan lawannya masing-masing.

"Bagus. Keren banget. Mereka mainnya lepas. Yang luar biasa, mereka sangat total mainnya tanpa ada beban, dan kita tahu permainan mereka sangat pantas untuk dinamakan sebagai tim yg mewakili Indonesia."

Bara FC keluar sebagai juara BIFC 2018. Setelah anak asuhan Bambang Warsito tersebut mengalahkan timnas pelajar U-15 Indonesia lewat adu penalti dengan skor 6-5.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bara FC Berharap Jadwal Semifinal Bali IFC U-15 Bisa Diubah


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler