Menpora Yakin Tak Ada Mafia Pertandingan di SEA Games 2017

Sabtu, 19 Agustus 2017 – 19:39 WIB
Menpora Imam Nahrawi. Foto: Kemenpora

jpnn.com, JAKARTA - Masih kental diingatan para pecinta sepak bola saat ada kasus suap dan mafia skor dalam ajang SEA Games 2015 di Singapura.

Saat itu, terbongkar adanya upaya pengaturan pertandingan sampai akhirnya bandar judi asal Malaysia dan juga pengurus sepak bola Timor Leste tertangkap.

BACA JUGA: Jelang Hadapi Timor Leste, Timnas Mantapkan Antisipasi Bola Atas

Melihat kemungkinan adanya pengaturan skor dan mafia pertandingan yang akan mengganggu pelaksanaan SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, Menpora Imam Nahrawi angkat bicara.

"Saya berharap kejadian-kejadian tidak fair seperti itu tak terjadi dalam SEA Games," katanya, Sabtu (19/8).

BACA JUGA: Yakinlah, Ezra akan Temukan Momentum untuk Cetak Gol

Menteri 44 tahun itu yakin, Malaysia juga tak mau pengganggu dan pihak yang mencederai fair play dalam sepak bola seperti itu muncul, saat mereka menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut.

"Malaysia pernah punya pengalaman menangkap beberapa bandar. Saya yakin tuan rumah akan lebih tegas untuk mengendus kemungkinan seperti itu," terangnya.

BACA JUGA: DPR: Sea Games Jadi Barometer Asian Games 2018

Timnas sendiri pernah dikait-kaitkan dengan adanya pengaturan skor saat ambil bagian dalam laga internasional.

Salah satu yang masih diingat adalah rumor pada Piala AFF 2010, ada beberapa orang di Timnas ada yang disuap dan diminta mengalah sehingga gagal menjadi juara. Namun, sampai hari ini rumor itu belum bisa dibuktikan.

Selain AFF, Timnas juga disebut pernah sengaja kalah dengan skor telak 10-0 dari Bahrain dalam sebuah kualifikasi turnamen. Tapi, meski cukup kuat rumor tersebut, tuduhan itu ternyata tak terbukti. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perolehan Medali SEA Games 2017: Malaysia Menjauh, Indonesia Melorot


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler