Mensos Risma: Tuhan Mahaadil

Sabtu, 02 Oktober 2021 – 02:50 WIB
Menteri Risma memberikan nasihat kepada seorang penerima manfaat bantuan sosial saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Kota Manado, Jumat (1/10/2021). ANTARA/Karel A. Polakitan

jpnn.com, MANADO - Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Mensos Risma memotivasi para siswa penerima bantuan soal agar jangan sampai putus atas dengan berbagai kekurangan yang ada.

Mensos Risma berpesan bahwa sesuatu yang berat atau tidak mudah, bukan berarti tidak bisa.

BACA JUGA: Pesan Mensos Risma Buat Anak-Anak Terdampak Banjir di Gorontalo

Oleh karena itu, dia mengajak anak-anak penerima bantuan sosial untuk menguatkan tekad meski punya kekurangan.

"Mulai sekarang tekadkan bahwa kita masih bisa berhasil, kita sukses karena Tuhan Mahaadil, Mahakuasa, dan Mahakaya," kata Risma di Manado, Jumat (1/10).

BACA JUGA: Terbukti Berzina, Wanita 19 Tahun Ini Dicambuk 100 Kali, Pingsan

"Kita bisa meminta apa saja kepada-Nya dengan cara bekerja keras, jangan pernah menyerah dan jangan pernah putus asa," lanjut eks wali kota Surabaya itu.

Risma mengunjungi Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Kota Manado, sembari menyalurkan bantuan sosial.

BACA JUGA: Ini Sosok Veronica, Polwan Berpangkat AKBP di Balik Kesuksesan Laksamana Yudo Margono

Sebelumnya, Risma melakukan serangkaian kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Mensos Risma menekankan untuk menjadi orang sukses tidak boleh ada kata menyerah. Bahkan sesulit dan seberat apa pun tantangan yang dihadapi, tidak boleh takut dan minder.

"Ayo kalian tunjukkan bahwa kalian adalah anak-anak yang luar biasa. Tidak ada anak pinter, tidak ada anak bodoh karena Tuhan adil, semua sama di mata Tuhan. Akan tetapi, yang ada adalah orang yang malas dan yang rajin," tutur Risma.

Dalam kunjungan di Manado, Mensos Risma menyalurkan bantuan ATENSI anak yatim/piatu dan yatim piatu (50 penerima manfaat) dengan total bantuan sebesar Rp 12.200.000.

Kemudian, bantuan aksesibilitas untuk 57 orang senilai Rp 110.770.000. bantuan kebutuhan dasar (110 orang) senilai Rp 109.215.500.

Sementara bantuan kebutuhan dasar untuk anak yatim, piatu, dan yatim piatu (50 orang) diserahkan sebesar Rp 15 juta dan terbanyak adalah bantuan kewirausahaan untuk 126 orang senilai Rp 388.750.000.

BACA JUGA: Tanggapi Isu TNI Disusupi PKI, KSAL Laksamana Yudo Bicara Tegas

Total bantuan sosial yang diberikan untuk 393 penerima manfaat sebesar Rp 635.935.500,00. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler