Mensos Terbang ke Batu, Menjenguk Korban Kekerasan Seksual, Begini Kondisinya

Senin, 29 November 2021 – 11:01 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini datang ke Batu, Jawa Timur untuk mengunjungi HN, bocah korban kekerasan dan pelecehan seksual. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, KOTA BATU - Menteri Sosial Tri Rismaharini datang ke Batu, Jawa Timur untuk mengunjungi HN, bocah korban kekerasan dan pelecehan seksual.

Mensos dan rombongan tiba di Batu sekitar pukul 19.30 dan langsung menemui HN.

BACA JUGA: Mensos Tri Rismaharini Instruksikan Kawal Kasus Anak Korban Kekerasan Seksual di Malang

Perbincangan Mensos dan HN berlangsung tertutup di salah satu ruangan di kantor UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (UPT PPSPA) Batu, Jawa Timur, Minggu (28/11).

Di dalam ruangan itu, selama hampir satu jam, Mensos memotivasi HN. Mensos ingin membangkitkan motivasi dan meningkatkan semangatnya.

BACA JUGA: Mensos Salurkan Bantuan Atensi Rp 851,8 Juta untuk Penerima Manfaat di Palangkaraya

Risma sapaan karib Tri Rismaharini meminta HN tidak berhenti belajar. Dia juga menyerahkan bantuan berupa peralatan sekolah yakni laptop untuk belajar, seragam sekolah, dan buku-buku inspiratif untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

Kepala UPT PPSPA Bima Sakti Kota Batu Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Yusmanu menyampaikan kondisi HN sudah semakin membaik.

BACA JUGA: Mensos Tri Rismaharini: Anak-anakku, Jangan Mudah Menyerah!

Menurut dia, saat bertemu Mensos HN sudah bisa tersenyum kembali, meski hingga saat ini, ia belum memberanikan diri bertemu dengan banyak orang.

"Jadi kondisi anak saat ini baik, tetapi jangan banyak orang dulu, tadi sebelum ke sini masih labil. Yang jelas kondisi sudah membaik mulai tersenyum. Ada ibu, adiknya, dan ayah sambungnya di sini (UPT PPSPA) semua," kata Yusmanu.

Yusmanu mengatakan Kemensos memberikan dukungan penuh dengan menugaskan psikolog dan tenaga Satuan Bhakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) untuk pemulihan trauma HN.

Dia optimistis dengan dukungan Kemensos dan pihak terkait lainnya, UPT PPSPA kondisi psikologis HN akan pulih kembali.

"Untuk keperluan trauma healing, sengaja tidak melibatkan banyak personel. Di sini kami dibantu, psikolog, ada Sakti Peksos. Mudah-mudahan kondisi HN segera pulih," ucapnya.

Kasubdit Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Direktorat Anak Kementerian Sosial Agung Suhartoyo mengatakan Mensos Risma terus memberikan semangat kepada HN agar dia bangkit dan ceria kembali.

"Instruksi Mensos sudah dari awal, yaitu memberikan perhatian penuh dengan kasus ini. Di sisi lain Kemensos punya tanggung jawab untuk memastikan bahwa anak tersebut kembali normal," kata Agung.

Selain itu, saat ini fokus Kemensos dalam kasus ini yakni pemulihan psikologis HN, dan dia bisa diterima oleh masyarakat.

"Apakah lewat rehabilitasi atau apapun yang penting anak itu membaik dan diterima oleh masyarakat serta anak bisa belajar dan tumbuh kembang baik," ia menambahkan.

Kemensos sejak awal hadir memberikan perhatian terhadap kasus ini.

Melalui Sakti Peksos dan psikolog dari Balai Antasena, Kemensos telah melakukan pendampingan dan pemulihan trauma terhadap HN. Sakti Peksos juga mendampingi dalam kesempatan HN menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik Polresta Kota Batu.

Kemensos juga menempuh jalur kelembagaan dengan melayangkan surat kepada Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

Surat itu ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemensos tersebut dan berisi permohonan agar penyidik tidak ragu bertindak tegas terhadap pelaku.

Namun, Kemensos juga memastikan memberikan perlindungan terhadap hak-hak korban.

Penegasan terhadap sikap ini disampaikan langsung oleh Plt. Kabiro Hukum Kemensos Evy Flamboyan Minanda saat mendatangi Bareskrim Mabes Polri (23/11). (jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler