Mentan Akui Pernah Ditelepon Luthfi Hasan Ishaaq

Kamis, 31 Januari 2013 – 13:10 WIB
JAKARTA - Menteri Pertanian Suswono tak menampik bila dirinya pernah menjalin komunikasi dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

"Ya pernah dong, masak saya enggak pernah telepon-teleponan," ucap Suswono usai mengikuti rapat koordinasi di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (31/1).

Namun, Suswono membantah bila percakapan melalui telepon itu terkait permintaan Luthfi agar kuota impor daging sapi ditambah.

"Enggak ada, enggak ada itu," tegasnya.

Untuk menguatkan tidak ada permintaan tambahan impor daging sapi, imbuh Suswono, dirinya mengirim surat ke Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa sapi di daerah siap memenuhi kebutuhan daging di Jakarta dan sekitarnya.

"Artinya tidak perlu tambahan impor. Makanya aneh, saya saja malah tulis surat ke Menko untuk tidak lagi impor. Itu sudah diamanatkan oleh Perdagangan, karena yang mewacanakan Perdagangan dengan alasan logis, takut inflasi akan naik," jelasnya.

Suswono mengaku sudah meninjau ke sentra-sentra sapi di daerah, eperti di Jawa Tengah, Jawa Timur dan NTT. Para pengusaha dan peternak sapi di daeah tersebut menyatakan siap mensuplai. "Insya Allah nanti bulan Februari awal mereka akan melakukan penanganan dan akan rapat dengan Wakil Gubernur Pak Ahok. Serta siap untuk mensuplay berapa kebutuhan daging di DKI. Jadi masing-masing daerah juga sudah ditentukan, berapa ribu ekor," papar Suswono.

Kementerian Pertanian, sambung Suswono, meyakini bahwa sapi lokal yang ada di seluruh daerah mampu memenuhi kebutuhan daging masyarakat. Dengan begitu, maka keputusan melakukan impor sapi bukan prioritas.

"Setiap kekurangan daging solusinya bukan menambah impor, karena ekses impor yang tidak proporsional, nanti akan menekan peternak," pungkasnya.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Politisi, Motor Utama Korupsi di Indonesia

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler