Mentan: Ekspor Memperkuat Merah Putih, Impor Melemahkan Petani

Rabu, 07 Agustus 2019 – 18:50 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Foto dok humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian di bawah komando Andi Amran Sulaiman terus memaksimalkan dan mendorong pemanfaatan teknologi informasi pada proses bisnis karantina. Salah satunya yakni pertukaran data persyaratan ekspor dan sertifikat elektronik atau e-Cert ke Belanda.

“Sekarang kita tunjukkan langsung bahwa sertifikat dalam hitungan detik sudah dapat diterima negara tujuan. Tentu ini untuk memudahkan ekspor ke negara tujuan," kata Amran Sulaiman di Denpasar, Rabu (7/8).

BACA JUGA: Mentan: Ekspor Memperkuat Merah Putih, Impor Melemahkan Petani

Amran pun memerintahkan Badan Karantina Pertanian untuk melakukan harmonisasi dan negosiasi dengan seluruh negara mitra dagang agar dapat menggunakan fasilitas layanan ini.

“Sejauh ini sudah empat negara, yaitu Selandia Baru, Australia, Belanda, dan Vietnam. Baru ada satu negara di ASEAN, ini yang kami dorong dahulu," kata Amran.

BACA JUGA: Soal Asap, Gubernur Kalsel Apresiasi Kesigapan Kementan

Menurut Amran, peningkatan ekspor akan memperkuat bangsa dan kebijakan impor sangat tidak berpihak pada petani.

“Ekspor akan memperkuat merah putih, impor hanya akan melemahkan petani,” tambah Amran.

BACA JUGA: Perekonomian Dunia Melamban, Ekspor Pertanian Indonesia Naik

Menurut Mentan, ekspor produk pertanian terus meningkat hingga 100 persen per tahun. Total volume ekspor tahun 2014 sebanyak 33 juta ton, namun pada tahun 2018 telah mencapai 42,5 juta ton.

Peningkatan ini disebabkan berbagai inovasi, kemudahan dan percepatan layanan karantina di pelabuhan maupun bandara. Elektronik sertifikat dan aplikasi petaan komoditas pertanian ekspor (IMACE) memudahkan eksportir untuk ekspor.

"Kami targetkan tahun 2019 volume ekspor meningkat hingga 45 juta ton. Sesuai amanat Bapak Presiden, kami gunakan teknologi informasi, permudah perijjinan dan sertifikat melalui digitalisasi untuk memudahkan layanan ekspor," tandas Amran. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kementan Pastikan Pegawai Mempersulit Layanan Bakal Dimutasi ke Luar Daerah


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler