Mentan SYL Tekankan Pentingnya Data dan Informasi Publik

Selasa, 12 Oktober 2021 – 15:40 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2021 di Jakarta, Senin (11/10). Foto: Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan pentingnya layanan dan akses data serta keterbukaan informasi publik dalam pembangunan pertanian masa depan yang memiliki misi maju, mandiri dan modern.

Menurutnya, informasi publik merupakan awal dari lahirnya sebuah data yang penting sebelum pengambilan kebijakan.

BACA JUGA: Mentan SYL: Pertanian Papua Akan Melesat Bila Petani Milenial Kuat

"Informasi publik membuat kita mampu membangun hal-hal baru dan melahirkan konsepsi serta program yang berbasiskan data. Yang lebih penting informasi publik mampu melahirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Mentan SYL pada acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2021 di Jakarta, Senin (11/10).

Dia mengatakan data dan informasi publik merupakan senjata utama pada sektor pertanian yang akan melahirkan transparansi.

BACA JUGA: Pentingnya Informasi Iklim untuk Budidaya Hortikultura yang Adaptif

"Dari informasi yang terbuka itu akan melahirkan akuntabilitas publik, sudah cocok tidak antara data dan harapan dan kebutuhan publik. Kalau kami bilang data kami bagus, tapi publik bilang tidak. Itu kan repot. Maka pentingnya transparansi membangun akuntabilitas publik," ujarnya.

Tahun lalu, Kementerian Pertanian memperoleh 24 penghargaan tingkat kementerian dari lembaga negara dan institusi nasional.

BACA JUGA: Kementan Dorong Pengendalian OPT Hortikultura Ramah Lingkungan

Semua penghargaan itu diraih Kementan melalui pijakan data dan informasi publik.

Menurut Syahrul, penghargaan ini membuktikan hasil kerja keras yang telah dilakukan.

"Transparansi dan akuntabilitas dalam membangun tim yang kuat, menjadi bagian yang harus terus dilakukan. Yang paling mahal dalam melakukan tugas dan mencapai prestasi tugas adalah bukan dari uang yang tersedia, dan prasarana yang ada, tapi dari semangat dan kemauan," katanya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri menyebutkan ada 4 kriteria yang dinilai tim juri profesional, yaitu kategori informatif yang memiliki nilai 90-100, kategori menuju informatif (80-90), dan kategori kurang informatif (60).

Adapun kegiatan pemeringkatan tahun ini dilaksanakan berdasarkan monitoring dan evaluasi terhadap 175 PPID UKUPT serta 234 UKUPT di lingkup Kementan.

Penilaian ini juga dilakukan secara langsung oleh tim juri melalui situs web portal PPID yang diisi oleh PPID pelaksana yang ada di lingkup kerja Kementan.

Perlu diketahui, tim juri diketuai Wakil Ketua Komisioner KIP Hendra J Kede dengan anggota Profesor Siti Zuhro dari peneliti senior Pusat Penelitian LIPI, Tia Tirtasari dari Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat, Agus Wijaanto dari Tenaga Ahli, dan M Yasin dari Universitas Indonesia.

Pada Anugerah KIP 2021 Kementan tersebut, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menduduki peringkat sebagai Unit Kerja Eselon I terinformatif, untuk Unit Kerja Eselon II terinformatif diraih Pusat Veteriner Farma, dan Balai Embrio Ternak Cipelang sebagai Unit Kerja Eselon III terinformatif.

Untuk kategori khusus Inovasi Pelayanan Informasi Publik Terbaik diraih Badan Karantina Pertanian.

Penerima penghargaan sebagai Eselon I dengan Sarana dan Prasarana Informasi Publik Terbaik yaitu Direktorat Jenderal Hortikultura.

Eselon I dengan Komitmen Pimpinan Terbaik diraih Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.

Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian meraih dua kategori khusus yaitu Unit Kerja Eselon I dengan Penderasan Informasi Terbaik dan Pelayanan Informasi Publik Teresponsif.

Untuk kategori Unit Kerja Eselon II dengan Komitmen Pimpinan Terbaik, yaitu Pusat Veteriner Farma sedangkan Balai Embrio Ternak Cipelang diganjar sebagai Unit Kerja Eselon III dengan Komitmen Pimpinan Terbaik. (mrk/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Petani Digodok Lewat PLEK, Mentan SYL Yakin Kesejahteraan Meningkat


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler