Menteri Pertanian Tinjau Persiapan Pelaksanaan Penas di Padang

Selasa, 30 Mei 2023 – 17:40 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) bersama Kepala BKSDMP Dedi Nursyamsi (kiri) meninjau persiapan pelaksanaan Penas di Padang, Sumatera Barat. Foto: Kementan

jpnn.com, PADANG - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan kesiapan Sumatera Barat dalam menyelenggarakan Pekan Nasional (Penas) XVI Petani dan Nelayan.

Acara yang rencana akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini dipusatkan di Lanud Sutan Sjahrir Tabing berlokasi sekitar 10 kilometer dari pusat kota Padang dengan luas area 84,20 hektare.

BACA JUGA: Bahas PENAS Petani-Nelayan, Kementan Gelar Talk Show Bareng Pemprov Sumbar & KTNA

Seusai meninjau sejumlah titik lokasi penyelenggaraan Penas, Mentan menekankan bahwa Penas kali ini memiliki nilai lebih dan berbeda.

Dia menyebut acara ini akan menghasilkan sejumlah rekomendasi terkait ketahanan pangan di Indonesia.

BACA JUGA: Kementan Maksimalkan Persiapan PENAS Petani-Nelayan yang Tinggal Menghitung Hari

Rekomendasi ini nantinya akan melibatkan semua Kabupaten/Kota dan Provinsi bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

“Saya berharap, Penas di Padang ini akan menjadi momentum menghadirkan rekomendasi KTNA disini bersama semua Kabupaten dan Provinsi untuk menciptakan lumbung pangan di wilayahnya masing-masing,” terang Mentan Syahrul saat konferensi pers didampingi Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota Padang, dan Ketua KTNA.

BACA JUGA: Pimpinan KKB Eks Prajurit TNI Tembaki Aparat Keamanan

Dia menekankan puluhan ribu peserta yang telah terdaftar dan diperkirakan hadir pada 10-15 Juni mendatang harus mendapat berbagai edukasi yang dapat diadopsi dan implementasikan untuk pembangunan pertanian didaerahnya. Termasuk mempelajari berbagai jenis inovasi dan teknologi pertanian menghadapi tantangan iklim yang semakin ekstrem ke depan.

“Penas ini bukan cuma ajang pameran, disini ajang komunikasi kita, jadi nanti akan ditampilkan berbagai pengetahuan, teknologi, bagaimana mengangkat kearifan lokal, bagaimana menjaga tanaman disaat kemarau, termasuk beberapa varietas yang tahan akan cuaca tertentu,” beber Mentan.

Memasuki H-11 menjelang perhelatan Penas, Mentan mengaku akan memberi dukungan penuh mulai dari persiapan hingga pelaksanaan Penas nanti.

Dia juga mengajak seluruh jajarannya agar terlibat secara maksimal dalam setiap rangkaian kegiatan, termasuk kegiatan gelar teknologi sebagai salah satu bagian penting dan strategis dalam mempromosikan dan mendiseminasikan berbagai teknologi pertanian.

“Semua Ditjen (Direktorat Jenderal) teknis, saya harapkan memberi dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara ini, termasuk peternakan, penggunaan KUR, serta pendekatan pendekatan praktis pragmatis lainnya,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa daerah yang dipimpinnya siap menerima para peserta dan menyelenggaran PENAS ke XVI.

Dia mengaku persiapan acara yang diprediksi akan dihadiri 20.000 hingga 40.000 peserta ini sudah mencapai 90 persen dan akan rampung sepenuhnya sebelum hari pelaksanaan.

“Penas ini sudah kita siapkan dari lama dan Insyaallah pada hari ini kita secara maksimal. Apalagi Pak Menteri telah memberikan dukungan yang luar biasa kepada kita. Bahkan, kami telah mempersiapkan penginapan akomodasi untuk kurang lebih 40.000 peserta di lima kecamatan yang ada di Padang ini,” katanya.

Penas Petani-Nelayan XVI tahun 2023 ini mengambil tema "Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045".

Kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi pembangunan berbagai sektor di Indonesia, khususnya pertanian. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bangunan 22 Ruko di Pluit Melanggar Aturan Dibongkar Paksa


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler