Menuju Net Zero Emission, Pupuk Kaltim Mulai Gunakan Motor Listrik untuk Operasional

Minggu, 24 Juli 2022 – 03:06 WIB
Kantor Pupuk Kaltim. Foto dok Pupuk Kaltim

jpnn.com, KALIMANTAN TIMUR - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mulai menggunakan motor listrik untuk aktivitas dan kegiatan operasional di lingkungan perusahaan.

Launching motor listrik dengan tema Smart, Clean and Green ini dilakukan Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, bersama Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto, dan dihadiri juga oleh Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky, Kamis (21/7).

BACA JUGA: Suhu Tangan Ruben Onsu Beda, Mata Buram, Ada Bercak di Bagian Otak

Rahmad menuturkan sejalan dengan kerangka Net Zero Emission 2060, PKT telah menetapkan target net zero carbon emission pada 2050, dengan pengurangan emisi karbon sebesar 30 persen pada dekade pertama 2030.

Penggunaan motor listrik ini salah satu langkah awal yang direalisasikan PKT untuk mengurangi emisi bahan bakar dari kendaraan operasional perusahaan, disamping upaya lain seperti pembangunan pabrik soda ash, pengaktifan urea 1 hingga carbon circuits station.

BACA JUGA: Kemenparekraf Dukung Kolaborasi PKT dengan Pemkot Bontang Dalam Kembangkan Pariwisata

"Realisasi net zero carbon emission akan terus dikembangkan PKT, guna menekan penggunaan energi fosil di lingkup bisnis perusahaan. Secara bertahap, seluruh kendaraan operasional yang masih menggunakan energi fosil akan diganti," ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, hal ini juga wujud komitmen PKT terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) yang terus dikedepankan dalam menciptakan pertumbuhan usaha, sekaligus membangun keseimbangan kinerja pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.

BACA JUGA: Fakta Unik Seputar Seks, Wow

Terlebih, dengan masuknya PKT dalam Top 3 global rating ESG untuk kategori agriculture chemical berdasarkan penilaian Sustainalytics, menjadi tantangan bagi PKT untuk terus melakukan pengembangan bisnis dengan pengelolaan ESG yang semakin baik.

"Untuk itu, kami wajib memastikan PKT terus memberikan manfaat tak hanya bagi karyawan tapi juga masyarakat sekitar dan bumi," jelas Rahmad.

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto, mengapresiasi langkah PKT menekan penggunaan energi fosil dalam aktivitas perusahaan, guna mendukung tercapainya target Net Zero Emission Indonesia pada 2060 dan bebas emisi karbon di tahun 2030.

Menurut Nugroho, hal ini menjadi tonggak awal dimulainya kontribusi perusahaan di lingkungan Pupuk Indonesia Grup dalam mencapai target net zero carbon emission, yang sejalan dengan upaya dekarbonisasi yang dicanangkan Pupuk Indonesia.

"PKT sudah mengawali dengan pemasangan solar panel di lingkungan kantor, yang dikontribusikan untuk mendukung dekarbonisasi. Gagasan PKT ini menjadi awal bagi kami dalam mendukung dekarbonisasi di lingkungan PI Grup. Meski bukan hal mudah, tapi kami optimis mampu mencapai target tersebut di tahun 2030," kata Nugroho.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Panen Lele, Sandiaga Uno: Ternyata Bisa Dijual Jadi Bakso


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler