Menurut Brigjen Rusdiyanto, 4.120 Personel Brimob Terlatih Siap Diterjunkan

Selasa, 15 Desember 2020 – 07:34 WIB
Korbrimob Polri dan Pusdokkes Mabes Polri menggelar apel siaga DVI di Lapangan Satlar Korbrimob Polri, Cikeas, Jawa Barat, Senin (14/12/2020), dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia. (ANTARA/ HO-Polri)

jpnn.com, JAKARTA - Mabes Polri menyiapkan sebanyak 4.120 personel Korps Brigade Mobil (Korbrimob) terlatih dalam bidang Disaster Victim Identification (DVI) yang siap untuk diterjunkan sewaktu-waktu saat terjadi bencana alam.

Kepala Pusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Dr. dr. Rusdiyanto mengatakan, persiapan itu dilakukan karena Indonesia merupakan negara yang diapit dua samudera dan dua benua, serta dikelilingi gunung-gunung yang memiliki potensi bencana alam.

BACA JUGA: Jenderal Idham Azis Memutasi Beberapa Perwira Polri, Ada Brigjen Awi

"Di bumi kita terdapat lempengan-lempengan akan bergeser dan bergerak membuat gempa bumi dan tsunami seperti di Aceh. Untuk itu, kita wajib mengantisipasi adanya bencana-bencana tersebut," kata Brigjen Rusdiyanto melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (15/12) dini hari.

Pernyataan itu disampaikan Brigjen Rusdiyanto saat Korbrimob Polri dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri menggelar apel siaga Disaster Victim Identification (DVI) di Lapangan Satlar Korbrimob Polri, Cikeas, Jawa Barat.

BACA JUGA: Mahfud MD Singgung Bayangan Menakutkan Soal 3,2 Juta Orang Terpapar Corona, Ternyata...

Indonesia saat sedang dilanda fenomena La Nina yang diprediksi berlangsung dari Oktober 2020 hingga Maret 2021.

Fenomena ini menyebabkan peningkatan curah hujan yang terjadi di tanah air sehingga mengakibatkan rawan bencana berupa banjir bandang hingga tanah longsor.

BACA JUGA: Berita Duka: Dr Anjar Nugroho Meninggal Dunia sebelum Bertemu Pangdam dan Gubernur

"Korbrimob Polri bertugas untuk mengidentifikasi korban-korban bencana alam, terutama di fase pertama. Fase pertama ini penanganan langsung di tempat kejadian perkara," jelas Rusdiyanto.

Dia berpesan kepada seluruh anggota Korbrimob Polri dan Pusdokkes Polri untuk berkoordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah maupun TNI dalam penanggulangan bencana.

Selain itu, Korbrimob Polri dapat melaksanakan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat tentang evakuasi bencana alam.

Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko mengatakan, satuannya akan selalu siap siaga dalam upaya penanggulangan bencana alam.

Para anggota Brimob Polri, kata Anang, akan menjadi garda terdepan membantu masyarakat dalam penanggulangan bencana alam.

"Sebanyak 4.120 anggota ini akan disiagakan dalam penanggulangan bencana alam di seluruh Indonesia," kata Irjen Anang.

Apel DVI ini dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia.

DVI adalah suatu prosedur untuk mengidentifikasi korban meninggal dunia akibat bencana alam dengan standar baku Interpol.

Kegiatan apel ini diakhiri dengan dialog interaktif melalui konferensi video antara Komandan Korbrimob Polri Irjen Anang Revandoko dan Kapusdokkes Polri Brigjen Rusdiyanto dengan Satbrimob Polda dan Kabiddokkes Polda di seluruh Indonesia.(antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler