Merah Putih Harus Terus Berkibar di Ujung Perbatasan

Sabtu, 12 Agustus 2017 – 17:51 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melaunching pelayanan jasa pamanduan di Batam. Foto Humas Kemenhub

jpnn.com, YOGYAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menggenjot laju pembangunan di seluruh wilayah Indonesia tak terkecuali di ujung-ujung pulau Indonesia.

Ini agar merah putih semakin berkibar, terutama di ujung perbatasan.

BACA JUGA: Menteri Budi Terpana Dengan Pembangunan Gunung Kidul

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan percepatan dan pemerataan pembangunan saat ini adalah sesuai dengan samangat Nawa Cita yang digaungkan Presiden Joko Widodo.

“Kami membangun hingga ke ujung-ujung perbatasan negeri ini dan itu atas instruksi Bapak Presiden sesuai dengan Nawacita-nya,” kata Budi Karya saat menghadiri acara Sinergi Membangun Bangsa di Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (12/8).

BACA JUGA: Lulusan IPDN Angkatan 24 Bakal Bertugas di Daerah Perbatasan

Menhub mengaku tidak ingin ada lagi bendera bangsa luar yang berkibar di Indonesia karena tidak adanya akses ke wilayah tersebut.
Seperti yang dialami Budi ketika pergi ke perbatasan di mana bendera Filipina berkibar lantaran logistik tak bisa masuk ke wilayah tersebut.

Dengan cepat Budi langsung meminta jajarannya membangun runway sepanjang 1.400 meter dan akan ditambah menjadi 1.600 meter agar pesawat besar bisa mendarat.

BACA JUGA: Usai Bertemu Jokowi, Menhub Temui Dubes Jepang, Hasilnya?

Di sisi lain Budi mengaku bangga karena ternyata warga di wilayah tersebut masih hafal lagu kabangsaan Indonesia Raya dan Garuda Pancasila.

“Kami nyanyi dua lagu, Indonesia Raya dan Garuda (Pancasila). Ternyata mereka fasih, lancar, dan keras suaranya. Jadi pas mereka nyanyi kami merinding,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Budi, terus berupaya untuk membangun aksesibilitas transportasi di wilayah 3T (terpencil, terluar, terdalam) Indonesia.

Komitmen tersebut telah dicantumkan dalam program Nawa Cita Pemerintahan Jokowi - JK.

Sebagai implementasinya telah diresmikan tiga pelabuhan di Maluku Utara yang merupakan salah satu provinsi terluar Indonesia, yaitu pelabuhan Tapaleo, Bicoli, dan Wayabula.

“Program tol laut di Sumatera, Sulawesi, Papua dan daerah lainnya sudah bisa dinikmati bangsa Indonesia,” pungkasnya. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menhub Ingin PKTJ Ciptakan SDM Transportasi Berkeselamatan


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler