Merespons Situasi Politik Terkini, Said Abdullah Sebut PDIP dan Nasdem Punya Kesamaan

Kamis, 15 Februari 2024 – 13:08 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah. Foto: Dokumentasi pribadi JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah merespons perkembangan politik terkini setelah penyelenggaraan Pemilu legislatif dan Pilpres 2024 pada Rabu (14/2/2024).

Menurut Said, PDI Perjuangan memandang penting bahwa mengurus negara sebesar ini tidak bisa sendiri.

BACA JUGA: Pilpres 2024 Sarat Kecurangan TSM, Hasilnya Berpotensi Dibatalkan

Said menegaskan natur politik PDI Perjuangan adalah gotong royong. Namun, kegotongroyongan harus diletakkan dalam kerangka politik yang benar. Ada cita-cita ideologi sebagai basis perekatnya.

“Dengan solidaritas inilah kerja sama politik akan lebih kokoh. PDI Perjuangan dan Partai Nasdem sama-sama berwatak nasionalis, genealogi keduanya memudahkan bila kerja sama terajut,” ujar Said Abdullah di Jakarta, Kamis (15/2).

BACA JUGA: Endus Kecurangan di Pilpres 2024, PDIP Rekomendasikan TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Tim Khusus

Said menyebut antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua umum Partai Nasdem Surya Paloh adalah kawan lama.

“Beliau berdua sama-sama mengawal pemerintahan Presiden Jokowi selama ini, termasuk tidak segan menyampaikan nasihat atas jalannya pemerintah jika dijumpai penyimpangan,” ujar Said.

BACA JUGA: Hasil Quick Count dan Survei Terakhir Indikator Sejalan, Pilpres 2024 Cukup 1 Putaran

Kalaupun ke depan PDI Perjuangan dan Nasdem karena takdir sejarah berjalan beriringan, baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, Said yakin punya niat baik untuk menjaga demokrasi kita.

“Demokrasi harus kita jaga, harganya sangat mahal. Kita tidak ingin cita-cita reformasi tenggelam setelah berjalan 25 tahun ini,” ujar Said yang juga Ketua Badan Anggaran DPR RI ini.

Sebaliknya, PDI Perjuangan memiliki semangat untuk menjaga demokrasi ini tegak, bukan dari sekadar kata-kata tanpa makna. Namun, praktik demokrasi subtantif berjalan senyatanya.

“Peran partai seperti PDI Perjuangan dan Nasdem dan semua partai punya tanggung jawab menjaga demokrasi,” ujar Said.

Menurut Said, kerisauan sejumlah guru besar, aktivis, dan pegiat demokrasi atas kemunduran demokrasi belakangan ini harus dijawab oleh partai-partai politik, bukan dengan gimmick, tetapi tindakan-tindakan yang konkret.

“Saya kira salah satu kerangka yang pas untuk meletakkan dasar kerja sama PDI Perjuangan dan Nasdem adalah menjawab kegusaran publik atas kemunduran demokrasi ini. Termasuk mengajak segenap elemen demokrasi lainnya,” ujar Said Abdullah.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler