SURABAYA-Persebaya Surabaya terus ngebut untuk menyelesaikan semua persyaratan agar bisa bermain pada level I kompetisi profesional PSSI musim depanSalah satu pekerjaan rumah yang menjadi fokus Persebaya adalah merger.
Pengurus berjanji penggabungan Persebaya 1927 dan Persebaya yang musim lalu berlaga di Divisi Utama akan rampung sebelum 22 Agustus
BACA JUGA: Honda-Yamaha Cepat, Ducati Belum Pusing
Tanggal tersebut merupakan tenggat yang ditetapkan PSSI pada klub-klub yang ingin berlaga musim depanKetua Umum Persebaya (ex-officio) Cholid Goromah mengatakan proses merger sudah hampir menjadi kenyataan
BACA JUGA: Salary Cap Batal Diterapkan
Sebab saat ini, pasca pelengseran ketua umum sebelumnya Wishnu Wardhana lewat musyawarah anggota luar biasa (musanglub) di Mess Persebaya, Tambak Sari, (10/8) tidak ada lagi pihak yang menetang merger ituAksi Ketua DPRD Surabaya yang berkoar-koar masih "memiliki" Persebaya itu hanya dianggap angin lalu
BACA JUGA: Sama-sama Optimis
"Merger menjadi fokus utama kami saat iniHampir selesaiKami berjanji akan mengumumkan proses itu," tegas Cholid.Ketua Pengkot PSSI Surabaya itu menambahkan, selain merger, pihaknya juga terus membereskan lima aspek yang menjadi syarat PSSIAntara lain payung hukum (legal), finansial, infrastruktur, personel, dan supporting (pembinaan, kontrak pemain, dan perangkat pertandinganCholid lega sebab, aspek legal sudah dikantongi dengan bendera PT Persebaya Indonesia
Di sisi lain, Cholid juga masih enggan mengungkapkan siapa investor yang membiayai Persebaya selama lima tahun senilai Rp 100 miliar tersebutNamun, dia menegaskan, Persebaya tidak mau hanya bekerja sama selama setahunCholid menginginkan jangka panjang, minimal lima tahunLewat kesepakatan akhirnya keinginan itu terpenuhi.
Kabar yang santer berhembus, investor yang membiayai Persebaya adalah Grup Medco milik pengusaha Arifin PanigoroNamun Cholid mengelak"Saya no comment dulu untuk masalah ituNamun semua urusan tim kami serahkan semuanya kepada PT Pengelola Persebaya," tegasnya
Sementara itu, kemarin Persebaya melakukan uji tanding melawan Indonesia Muda (IM) di Gelora 10 Nopember TambaksariSayangnya, Green Force?julukan Persebaya hanya menang tipis 2-0 atas pemuncak klasmen sementara kelas utama Pengkot PSSI Surabaya itu
Dua gol masing-masing dicetak gelandang Arif Arianto di babak pertama dan I Made Wirahadi pada babak kedua"Fisik dan sentuhan bola anak-anak masih kurangBegitu juga dengan finishing touchSemoga saat melawan timnas U-23 Rabu (24/8) mendatang akan membaik," ujar Asisten Pelatih Persebaya Ibnu Grahan(nur)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Diarra Harus Hengkang dari Real
Redaktur : Tim Redaksi