Merpati Mulai Raup Laba

Jumat, 22 Juni 2012 – 13:46 WIB
JAKARTA - Restrukturisasi yang bergulir di tubuh Merpati mulai membuahkan hasil. Maskapai penerbangan pelat merah yang oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan disebut BUMN Dhuafa itu kini mulai bisa meraup laba."
      
Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rudy Setyopurnomo mengatakan, sejak ia menjadi dirut sekitar satu bulan lalu, proses restrukturisasi memang terus dilakukan. "Sekarang, kami bisa memperoleh operating profit Rp200 juta - Rp500 juta per hari," ujarnya, Kamis (21/6).
        
Padahal, sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan bahwa kondisi keuangan Merpati terus memburuk akibat rugi operasi yang mencapai lebih dari Rp 1 miliar per hari. Karena itulah Dahlan kemudian mengangkat Rudy sebagai dirut baru Merpati."
       
Meski demikian, Rudy mengakui jika laba operasional yang diraih Merpati saat ini belum stabil karena terkadang biaya operasional masih tinggi sehingga menggerus laba operasional. "Sistem operasional Merpati masih akan terus diperbaiki," katanya."
        
Sayangnya, menurut Rudy, kondisi keuangan Merpati memang parah, sehingga tidak punya cukup dana segar untuk menjalankan operasional perusahaan secara optimal. "Karena itu, kami mengusulkan agar Merpati mendapat tambahan modal melalui PMN (Penyertaan Modal Negara)," ucapnya."
       
Berdasar kalkulasi manajemen Merpati, untuk bisa menjalankan operasional perusahaan serta memperkuat lini usaha, maka dibutuhkan tambahan modal sebesar Rp 200 miliar. "Dengan dana itu, Merpati bisa mempertahankan operasional perusahaan," ujarnya."
        
Terkait permintaan PMN tersebut, Wakil Ketua Komsi XI DPR Harry Azhar Aziz mengatakan, Komisi XI masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut untuk memutuskan apakah akan memberi tambahan modal kepada Merpati atau tidak. "Kami butuh komitmen restrukturisasi dari Merpati maupun menteri BUMN," katanya. (owi/kim)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kinerja Medco Tertolong Kenaikan Harga Minyak

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler