Militan, Pendukung AMIN Rela Jalan Kaki Hadiri Kampanye Akbar

Selasa, 30 Januari 2024 – 16:40 WIB
Capres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Co-Captain Timnas AMIN Azrul Tanjung. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) bakal melakukan kampanye akbar pada 10 Februari 2024 di Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Co-Captain Timnas AMIN Azrul Tanjung mengatakan walaupun ada informasi sejumlah bus yang digunakan untuk kegiatan kampanye akbar dibatalkan. Namun, tidak akan menyurutkan langkah masyarakat untuk hadir di kampanye paslon nomor urut satu itu.

BACA JUGA: Diperiksa terkait Kasus SYL, Wabendum Timnas AMIN Harap KPK Profesional

“Kami merasakan kesulitan mencari bus untuk kampanye akbar ini. Tapi ini bukan sesuatu yang menghalangi, kalaupun nantinya tidak kebagian bus, para pendukung AMIN yang berasal dari Jabodetabek dan sekitarnya akan melakukan long march atau berjalan kaki ke JIS,” ujar Co-Captain Timnas AMIN, Azrul Tanjung, di Jakarta, Selasa (30/1)

Azrul mengatakan para relawan nantinya akan mengawal para pendukung AMIN yang berjalan kaki menuju JIS. Semangat dari pendukung AMIN tidak akan goyah hanya karena tidak adanya bus.

BACA JUGA: Kontrak Politik dengan Rakyat Miskin Diteken, Jubir AMIN: Anies Berpihak pada Kelompok Rentan

Azrul mengaku aneh karena sejumlah bus yang telah dipesan jauh-jauh hari mendadak membatalkan untuk mengantar kegiatan kampanye akbar ini. Bahkan, masih banyak kegiatan-kegiatan AMIN yang terpaksa pindah lokasi.

“Padahal kita sudah melakukan pembayaran, tapi dibatalkan secara sepihak tanpa disebutkan alasannya. Tidak hanya bus, acara kampanye AMIN di daerah juga terpaksa pindah lokasi karena ada desakan pihak-pihak tertentu. Begitu pesawat dipersulit mendarat, bahkan spanduk baru dipasang lima jam sudah disita,” kata dia.

Azrul yang juga Koordinator Nasional Garda Matahari itu menduga ada pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar kepala negara. Nuansa tekanan tersebut terasa sejak pencalonan, pendaftaran hingga masa kampanye.

“Ini merupakan tindakan yang tidak terpuji, yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi yang sudah susah payah dibangun bersama,” tegas dia.

Meski demikian, Azrul yakin bahwa pasangan calon nomor urut satu itu akan berhasil masuk ke putaran kedua. Hal itu berdasarkan hasil survei yang menunjukkan tren kenaikan popularitas AMIN.

“Mari rayakan pesta demokrasi ini dengan kegembiraan, saling menghargai, tepo seliro, dan saling menghargai perbedaan,” imbuh Azrul.(mcr10/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler