Minta Maaf Kepada Warga, Rudi Dihajar Sampai Kritis

Rabu, 12 September 2018 – 12:13 WIB
LUKA PARAH. R dilarikan ke RS Dirgahayu setelah digebuki warga di Jalan Pesut, Gang 6. R diduga dalang kebakaran di kawasan itu. Foto: Prokal/JPNN

jpnn.com, SAMARINDA - Rudi dihajar warga sampai babak belur karena diduga menjadi dalang kebakaran yang terjadi di Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kalimantan Timur, Minggu (9/9).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rudi mendatangi lokasi kebakaran untuk meminta maaf.

BACA JUGA: Asap Kebakaran Hutan Bromo Berisiko Picu Gangguan Pernapasan

Namun, warga sudah tidak peduli. Emosi warga tidak terbendung saat Rudi muncul.

Warga langsung mengeroyok Rudi. Akibatnya, Rudi kritis karena menderita luka cukup parah

BACA JUGA: Museum Nasional Brasil Dilalap Api, Pemerintah Disalahkan

Ketua RT 16 Fadli Hessah mengatakan, kedatangan Rudi di lokasi kebakaran sangat tidak disangka.

Pasalnya, usai terjadi kebakaran, Rudi seperti hilang ditelan bumi dan tidak diketahui rimbanya.

BACA JUGA: 200 Tahun Sejarah Brasil Lenyap Dalam Semalam

“Dia (Rudi) datang dan langsung meminta maaf, terutama kepada saya. Namun, karena warga ini sudah sangat emosi dan menduga dia dalang dari kejadian ini, warga langsung meluapkan emosi dengan mengeroyoknya,” kata Fadli sebagaimana dilansir laman Prokal, Rabu (12/9).

Menurut Fadli, keputusan Rudi mendatangi lokasi menjadi isyarat bahwa dia adalah pelaku pembakaran.

“Kalau bukan, untuk apa datang minta maaf segala?” ucap Fadli.

Dia menjelaskan, dugaan semakin kuat karena Rudi kerap mengancam dan mengamuk di sekitar kampung.

Bahkan, seminggu yang lalu, Rudi pernah mengancam akan membakar kediamannya saat bertengkar dengan istrinya, Mardiah.

Menurut Fadli, Rudi juga hobi mengonsumsi sabu-sabu. Hal itulah yang membuat Rudi kerap membuat keonaran.

"Ada sabu-sabu tenang hidup kata dia. Kalau tidak ada, langsung mengamuk," ujar Fadli. (prokal/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumah Terbakar, Pasangan Lansia Tewas Terpanggang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler