Minum Racikan Air Jahe dan Serai Khasiatnya Mengejutkan

Sabtu, 21 Agustus 2021 – 10:53 WIB
Konsumsi air jahe dan campuran bahan herbal lainnya, sanggup meningkatkan stamina dan menyembuhkan penyakit, Foto : @sulistyowati_05

jpnn.com, JAKARTA - Campak dan cacar air merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang berbeda.

Gejala campak berupa ruam merah pada seluruh tubuh yang disertai demam, batuk, dan pilek.

BACA JUGA: Minum Air Jahe Campur Kayu Manis Ampuh Usir Penyakit Ini

Sedangkan gejala cacar air berupa ruam berbentuk bintik merah dan akan berubah menjadi lenting yang menimbulkan rasa gatal.

Campak dan cacar air bisa mengarah pada komplikasi yang lebih serius dan sangat mengganggu.

BACA JUGA: 6 Khasiat Rutin Minum Air Serai Campur Lemon, Sungguh Luar Biasa

Namun jangan khawatir, obat penawarnya bisa kita dapatkan dengan mudah dan cepat di rumah sakit.

Selain itu, ppengobatan secara mandiri pun bisa dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan herbal yang terjangkau.

BACA JUGA: Meminum Rebusan Jahe Dicampur Madu Ternyata Ampuh Meredakan Flu, Begini Penjelasannya

Merunut sumber dari @zaidulakbar, seorang pakar herbal dan juga seorang pemuka agama, ada resep racikan minuman untuk mengobati cacar air dan campak, seperti dikutip dari akun Instagram @sulistyowati_05.

Berikut bahan-bahannya :
- Air 300 ml
- Serai 1-2 batang
- Beberapa lembar kayu secang
- Satu ruas Jahe seukuran jempol orang dewasa
- Madu secukupnya

Cara penyajiannya :

Iris tipis atau geprek jahe dan sereh, lalu rebus sebentar kurang lebih 2 menit, atau bisa diseduh dengan air panas melalui disepenser. Kemudian, setelah hangat silahkan campurkan madu.

Dianjurkan minum selagi hangat sebelum makan 2-3 sehari bagi yang terpapar virus cacar dan campak. Bilamana ingin menjaga stamina, cukup diminum 1-2 kali sehari.

Adapun manfaat yang terkandung dalam minuman herbal ini:

- Mengobati cacar
- Mengobati campak
- Antivirus
- Peningkat stamina
- Meredakan flu
- Meredakan meriang
- Meningkatkan kekebalan tubuh

Minuman ini aman untuk dikonsumsi anak-anak, dewasa, ibu hamil dan ibu menyusui serta lansia. (mcr13/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Djainab Natalia Saroh, Gigih Sergius Agasta

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler