Miris! Dua Remaja Ini Bawa Samurai

Senin, 27 Maret 2017 – 00:43 WIB
Petugas dari Polsek Kuranji menginterogasi dua remaja di bawah umur yang tertangkap tangan membawa samurai, Minggu (26/3) dini hari. Foto: HERRU/PADANG EKSPRES/JPNN.com

jpnn.com, PADANG - Dua remaja di bawah umur, dibekuk polisi dari Polsek Kuranji, Padang, Sumbar, pada Minggu (26/3) dini hari.

Dalam penangkapan di depan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Taruko, Jalan Bypass itu, polisi juga mengamankan sebilah samurai.

BACA JUGA: Rencanakan Tawuran, 10 ABG Reggae Vs Beatrix Diamankan

Polisi menduga, dua remaja yang ditangkap sekitar pukul 01.00 dini hari itu bakal terlibat aksi tawuran.

Penangkapan bermula dari patroli rutin yang dilakukan Polsek Kuranji beserta perangkat Kecamatan Kuranji dan Koramil Pauh Kuranji yang langsung dipimpin Kapolsek Kompol Harianto.

BACA JUGA: Tak Kapok, Residivis Ini Kembali Mendekam di Penjara

Sebelum patroli, seluruh personel gabungan dikumpulkan di halaman Polsek Kuranji. Kemudian kegiatan patroli dilakukan.

Ketika sampai di depan SPBU Taruko di Jalan Bypass, terlihat puluhan remaja sedang duduk-duduk, di antaranya ada yang memegang samurai.

BACA JUGA: Tiga Pemuda Tak Berkutik Diciduk saat Pesta Sabu

Personel gabungan pun mendatangi mereka. Melihat apaarat menghampiri mereka, para remaja tanggung itu pun lari tunggang-langgang.

Dalam penyergapan tersebut, selain menangkap dua orang remaja tanggung dan mendapatkan sebilah samurai, polisi mengamankan satu unit motor tanpa nomor polisi.

Kapolsek Kuranji Kompol Harianto mengatakan, Polisi, TNI bersama dengan perangkat kecamatan dan lurah se-Kecamatan Kuranji komit untuk memberantas aksi tawuran di kecamatan itu.

Selain menangkap pelaku tawuran, kepolisian juga akan memanggil orang tua yang bersangkutan.

Lalu, pada saat sekolah nama para pelaku tawuran di sekolah terkait, juga akan diumumkan sebagai pelaku tawuran.

”Dalam bulan ini saja ada sekitar 10 pelaku tawuran yang kami amankan. Paling banyak pelajar. Kami mengimbau kepada orang tua dan guru untuk menjaga baik-baik anaknya. Tolong diawasi sama siapa dia bergaul, tolong masa depan mereka masih panjang,” ujarnya.

Aksi tawuran memang sudah sangat meresahkan di kota ini. Bahkan sehari sebelumnya, terjadi aksi tawuran yang juga melibatkan para pelajar di depan stasiun TVRI Padang di Jalan Bypass, Aiapacah, Kecamatan Kototangah.

Sebagaimana diberitakan Padang Ekspres (Jawa Pos Group) kemarin (26/3), tawuran berlangsung sekitar pukul 11.30.

Polsek Kototangah yang mendapat laporan adanya aksi demikian, langsung ke tempat kejadian peristiwa (TKP).

Setelah polisi datang puluhan pelajar yang terlibat tawuran kabur. Hanya tiga orang yang berhasil ditangkap.

Ironisnya, ketiganya masih memakai seragam sekolah. Dari aksi itu, polisi mengamankan ikat pinggang besi yang telah dimodifikasi.

Sepekan sebelumnya, tawuran juga terjadi di Tugu Monas Kubumarapalam. Tepatnya Minggu dini hari (19/3).

Ketika itu Polsek Padang Timur berhasil menangkap tiga pelaku tawuran.

Dari ketiga pelaku, Unit Satuan Reskrim Polsek Padang Timur berhasil mengamankan barang bukti berupa satu senjata tajam.

Kapolsek Padang Timur Kompol Fengrendi mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat ada aksi tawuran, ia pun bersama anggota langsung ke lokasi.

“Grup mereka dinamai Sakesu yang artinya Saketek Surang. Kami amankan samurai yang diduga untuk tawuran. Ketiganya merupakan anak di bawah umur dan masih pelajar, sekarang (kemarin, red) ketiganya masih menunggu pihak keluarga masing-masing dan para kepala sekolahnya,” ungkapnya. (e)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Brutal! Ormas GMBI dan GIBAS Bentrok di Bekasi


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
tawuran   Padang  

Terpopuler