Sebuah mobil dengan plat nomor "COVID19" yang sudah terparkir di Bandara Adelaide sejak tiga bulan yang lalu membuat penasaran semua karyawan bandara tersebut.

Seorang petugas bandara bernama Steven Spry, yang mengirimkan foto sedan BMW abu-abu tersebut kepada ABC, mengatakan mobil tersebut sudah terparkir sebelum 'lockdown' di Australia dimulai.

BACA JUGA: Penanganan Covid-19 di Kabupaten Batang Diapresiasi

Nama COVID-19 secara resmi digunakan untuk menyebut penyakit yang disebabkan oleh virus corona dan dinyatakan sebagai pandemi global pada awal Februari lalu.

Menurut Steven dan rekan kerjanya, mobil tersebut sudah ada di sana "sejak bulan Februari atau bahkan lebih awal" dan masih terparkir di pertengahan Maret.

BACA JUGA: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok Mencapai 78,79 Persen

Ia mengatakan mobil tersebut awalnya dibungkus penutup mobil, kemudian sempat diterbangkan angin di bulan April dan memperlihatkan dengan jelas plat nomor mobil tersebut. Photo: Mobil BMW seri 5 dengan plat nomer COVID19 yang sekarang sudah berada di posisi yang berbeda. (Supplied: Reddit)

 

BACA JUGA: Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sumut Bertambah

Beberapa spekulasi pun bermunculan tentang pemilik dari mobil mahal yang ditinggalkan di bandara ini.

"Kami merasa ini adalah milik pilot yang penerbangannya jauh, telah terbang ke luar negeri, dan tidak bisa kembali," kata Steven.

"Ini adalah kendaraan kelas atas, yang berarti pemiliknya memiliki banyak uang, namun seharusnya ada anggota keluarga yang bisa membawa pulang mobil ini."

Menurut Steven pekerja bandara hanya boleh memarkir mobilnya maksimal selama 48 jam. Video: Mobil BMW dengan plat nomer COVID19 pernah terlihat di jalanan dekat bandar udara kota Adelaide. (ABC News)

  Berada di jalan raya pada akhir Maret

Menurut keterangan dari seorang pengendara motor di Adelaide bernama Dan Parfitt, ia pernah melihat mobil tersebut berada di jalan raya dekat bandara pada tanggal 24 Maret lalu.

"[Mobil] ini tentunya mencuri perhatian ... saya merekamnya di Snapchat namun tidak pernah memikirkannya lagi," kata dia.

"Waktu itu masih masa-masa awal [pandemi] sebelum separah sekarang."

Mobil ini dipastikan bukan merupakan barang curian dan terdaftar sampai tanggal 26 September 2020, menurut situs milik Pemerintah Australia bernama EzyReg. Baca juga: Pasang surut bisnis milik warga Indonesia di Melbourne di tengah 'lockdown' kedua Kabar warga Indonesia di Victoria ketika penularan virus corona kembali meningkat Warga Melbourne kini disarankan menggunakan masker

 

Seingat Dan, pengendara mobil ini adalah seorang pria.

Juru bicara bandara Adelaide mengatakan mobil tersebut telah "menyita perhatian banyak orang" dan mengaku telah menghubungi pemilik kendaraan ini.

"Pihak bandara telah menghubungi pemilik kendaraan yang berada di negara bagian lain tersebut," katanya.

Foto lain dari mobil ini juga sempat menjadi viral di Instagram pada tanggal 21 Maret, meskipun kini sudah dihapus.

Keberadaan mobil tersebut juga telah menimbulkan kumpulan teori konspirasi para warga net.

Petugas bandara, Steven, bahkan sempat menerima panggilan dari media di seluruh dunia. Photo: Mobil Toyota Corona di Instagram juga memiliki plat nomor bertuliskan CORONA. (Instagram: Brown Cardigan)

  Plat nomor kendaran lain yang terinspirasi pandemi COVID

Departemen Perencanaan, Transportasi, dan Infrastruktur telah dimintai komentar mengapa kata "COVID19" diizinkan untuk dijadikan sebuah plat nomor.

Sebelumnya, departemen tersebut mengatakan pengendara boleh memilih kata-kata yang dapat diucapkan secara terbuka di komunitas.

"Pendekatan ini tidak mengizinkan kombinasi kata yang tidak layak, referensi terhadap hal yang bersifat provokatif atau fitnah, namun memperbolehkan kombinasi yang dianggap menarik perhatian," kata juru bicara kepada The Advertiser. Photo: Di New South Wales ada mobil Volvo dengan plat nomer COVID dengan desain naga China. (Instagram: Brown Cardigan/davisgee_)

 

Namun, sekarang, situs resmi pencarian plat nomor khusus Queensland, Australia Utara, dan Australia Barat sudah melarang penggunaan kombinasi "COVID19".

"Karena dampak di bidang kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan COVID-19, kombinasi ini tidak akan dijual sebagai nomor plat di Queensland," ungkap juru bicara Departemen Transportasi dan Jalan Raya. Photo: Sebuah mobil Holden dengan nomer plat WUHAN yang pertama kali dilihat pada 26 Februari 2020. (Instagram: Shit Adelaide/Brooke Hayton)

 

"Kebijakan mengenai plat nomor khusus diperbaharui dari waktu ke waktu sesuai dengan keadaan komunitas dan norma sosial yang berlaku untuk kebaikan pengendara di Queensland."

Namun, masih ada sebuah foto yang menampilkan mobil di New South Wales dengan plat nomor "COVID" berwarna hitam dan emas dilengkapi gambar naga, yang sempat terkenal di jejaring media sosial.

Selain itu, ada juga sebuah motor di Australia Utara juga memiliki registrasi yang sama.

Simak berita menarik lainnya dari Australia hanya di ABC Indonesia.

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Bisa Kembali ke Australia, Pemegang WHV Asal Indonesia Merasa Dirugikan

Berita Terkait