Misteri Suara Dentuman di Sumenep, BMKG Kantongi Data Seismograf

Senin, 14 Agustus 2023 – 17:13 WIB
Salah seorang warga menunjuk asal suara dentuman yang terdengar dari dalam bumi di Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Jawa Timur, Sabtu. (ANTARA/HO-Polres Sumenep)

jpnn.com, SUMENEP - Tim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pasuruan sudah mengantongi data hasil seismograf (time digital seismograph) di lokasi fenomena alam berupa suara dentuman di Sumenep, Jawa Timur.

Kemunculan suara dentuman dan getaran dari dalam tanah itu terjadi di Desa Moncek Tengah, Sumenep.

BACA JUGA: Geger Dentuman Keras di Wilayah Kampar

"Kami sudah dapatkan data dari seismograf dan masih diunduh. Ini tentu butuh analisa dan waktu untuk dikaji lebih komprehensif," ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Pasuruan, Suwarto di Sumenep, Senin (14/8).

Fenomena alam berupa suara dentuman dan getaran dari dalam tanah di Dusun Tengah RT 07/RW 02 Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng mengejutkan warga pada Sabtu (12/8) pagi.

BACA JUGA: Heboh Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santriwati di Cianjur, Pelakunya Tak Disangka

Pihak Polres Sumenep menyebut fenomena itu terdengar dan terasa di lima rumah warga setempat dengan durasi waktu selama 45 menit sejak pukul 09.45 WIB hingga 10.30 WIB.

BMKG Sumenep langsung berkoordinasi dengan tim geofisika BMKG, diikuti pengerahan personel dari BMKG Pasuruan ke lokasi guna observasi pada Minggu (13/8).

BACA JUGA: Sudirman Said soal Cawapres Pendamping Anies: Kami Mohon Doa

Pihak BMKG lantas memasang seismograf di lokasi fenomena alam berupa suara dentuman dan getaran dari dalam tanah itu untuk pengambilan data.

"Kami mohon waktu untuk menganalisa dan mengolah data dari seismograf. Mohon waktu agar hasilnya komprehensif. Kami juga berharap warga tetap tenang. Masih aman," kata Suwarto.

Sejak seismograf dipasang pada Minggu (13/8) sore hingga Senin siang, di lokasi tidak terdengar lagi suara dan getaran dari dalam tanah sebagaimana yang terjadi pada Sabtu (12/8) pagi.

Hingga Senin siang, di lokasi kejadian masih dipenuhi warga yang ingin mengetahui fenomena alam tersebut.

Selain anggota Polsek dan Koramil Lenteng, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep juga terlihat bersiaga di lokasi.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler