Mobil Terjebak Kemacetan Panjang? Kamu Harus Segera Lakukan Ini

Kamis, 18 April 2024 – 22:21 WIB
Ilustrasi kemacetan saat mudik Lebaran. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Banyak pemudik terjebak di kemacetan panjang saat arus balik mudik kemarin, dan itu memengaruhi kondisi kendaraan.

Menurut Ketua Umum Persatuan Bengkel Otomotif Indonesia (PBOIN) Hermas E. Prabowo, kendaraan yang mengalami kemacetan panjang cenderung memiliki endapan deposit berlebih pada ruang bakar.

BACA JUGA: Atasi Kemacetan Panjang, Agus Fatoni Usul Pelebaran Jalan Palembang-Betung ke Kementerian PUPR

“Pada saat kendaraan mengalami kemacetan panjang, biasanya terjadi penumpukan deposit atau sisa pembakaran yang berlebih di ruang bakar. Perlu dilakukan pembersihan ruang bakar saat melakukan servis rutin pasca mudik lebaran,” kata Hermas E. Prabowo.

Sisa pembakaran yang berlebih di ruang bakar, kata dia, dapat memperpendek usia pelumas.

BACA JUGA: Mengurai Kemacetan Menuju Pelabuhan Merak, Polisi Terapkan Delay System

Oleh karena itu, perlu pembersihan yang ekstra dalam ruang bakar untuk menghilangkan deposit tersebut.

Tidak hanya pelumas dan juga ruang bakar yang menjadi korban ketika kendaraan menemukan kondisi yang padat dan dalam waktu yang cukup lama, kampas rem juga harus diberikan perhatian khusus setelah keluar dari jebakan kemacetan.

BACA JUGA: Pemudik Mulai Masuk Jateng, Begini Skenario Mengurai Kemacetan di Exit Tol Pejagan

“Mobil yg terjebak macet dan sering stop and go juga memaksa kampas rem bekerja terus menerus, perlu diwaspadai juga kondisi kampas rem, karena rem sering digunakan,” ujar dia.

Kondisi tersebut, jika tidak ditangani dengan cepat akan memberikan dampak yang tidak baik bagi pemilik maupun kendaraan itu sendiri yang akan memberikan performa tidak baik setelah digunakan kembali.

Atas dasar itu, perawatan juga penting dilakukan setelah para pemudik kembali ke kota asal, agar tidak menimbulkan efek jangka panjang yang akan menimbulkan ketidaknyamanan dan juga biaya yang jauh lebih besar.

Sebagaimana diketahui bersama, mudik memang identik dengan kepadatan kendaraan di beberapa wilayah seperti di gerbang tol hingga pelabuhan yang menghubungkan daerah satu dengan daerah lainnya.

Dari periode 10 sampai dengan 16 April atau H+5 Idul Fitri 1445 Hijriah, tercatat sebanyak 1.393.861 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Atasi Kemacetan di Bogor, Pelebaran 4 Titik Ruas SSA Terus Dilanjutkan


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler