Moeldoko Masuk 3 Besar Hasil Musra, Milenial Soroti Ini

Jumat, 23 Desember 2022 – 21:04 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Foto: KSP.

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko masuk dalam daftar tiga besar di sejumlah daerah hasil Musyawarah Rakyat (Musra) selama 2022.

Adapun rangkaian Musra meliputi daerah sebagai berikut; Bandung, Palembang, Batam, Kepri, Padang, Serang, NTT, Sulbar, hingga Hong Kong.

BACA JUGA: Emak-emak Bergerak Dukung Moeldoko Maju di Pilpres 2024

Masuknya Moeldoko di peringkat teratas dalam Musra itu mendapat sorotan dari Aliansi Mahasiswa Milenial Indonesia (AMMI).

Menurut Nurkhasanah, Koordinator AMMI, sosok Moeldoko punya rekam jejak jelas dan berpengalaman sejak di militer dan mengemban pejabat publik.

BACA JUGA: Moeldoko Imbau Warga Bantaran Ciliwung Menanam Cabai

"Enam dari sembilan daerah Musra menghendaki Moeldoko menjadi calon wakil presiden (cawapres)," kata Nurkhasanah, dalam keterangannya, Jumat (23/12).

Dia, bahkan menggarisbawahi khusus Musra Kota Batam dan Kupang, yang menempatkan Moeldoko pada urutan kedua.

BACA JUGA: Pengamat: Ganjar-Moeldoko, Pasangan Kuat Pilihan Rakyat

“Khusus Batam dan Kupang sosok Moeldoko mampu mencuri hati masyarakat kedua kota itu,” sambung Nurkhasanah.

Nur, sapaannya, menilai Moeldoko mampu menyesuaikan karakternya dengan pasar milenial sehingga namanya terdongkrak di beberapa lembaga survei.

“Saya lihat di medsos, kalau Pak Moeldoko konsisten juga masuk tiga besar di lembaga survey seperti LSN (Lembaga Survey Nasional), LKP (Lembaga Klimatologi Politik), SRS (Surabaya Research Syndicate) dan Polstat,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa nama Moeldoko yang berasal dari Jawa, mudah menjadi populer dan memiliki potensi yang sama besar di jajaran eksekutif negara.

“Penilaian Moeldoko juga menjadi cermin kinerja Presiden Joko Widodo karena miliki tiga dimensi politik menjadi satu tema besar, yaitu politik aliran. Dimensi popularitas, elektabilitas, dan akseptabilitas termasuk penilaian kinerja Moeldoko dipercaya era SBY hingga Jokowi," bebernya. (jlo/pnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler