Moratorium TKI Berhasil Tekan Malaysia

Sabtu, 10 Desember 2011 – 15:42 WIB

JAKARTA -- Kebijakan penghentian sementara alias moratorium pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berhasil membuat Malaysia kelimpunganSetelah dua tahun moratorium diberlakukan, pemerintah Malaysia akhirnya bisa mengabulkan beberapa tuntutan terkait perlindungan pekerja migran Indonesia itu.

"Setelah ditutup, Alhamdulillah, Malaysia mau memenuhi apa permintaan kita," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar dalam acara Gelar Aksi Solidaritas nasional TKI Terancam Hukum Mati dan Korban Bencana Alam Banjir  yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Hotel Le Meridien, Jakarta, Sabtu (10/12).

Tuntutan yang dikabulkan, menurut Muhaimin, pemerintah Malaysia dilarang keras memperkerjakan orang Indonesia tanpa visa kerja

BACA JUGA: Politisi Pemain Inti Korupsi

Sebab Malaysia diuntungkan dengan banyaknya pekerja ilegal yang mau dibayar murah.

Malaysia juga mengabulkan tuntutan libur sehari, paspor harus dipegang TKI, harus ada satuan tugas pengawasan langsung antardua negara, serta penggajian harus yang bisa dikontrol perbankan.

"Moratorium untuk Malaysia dicabut, tapi disertai dengan pengetatan pengiriman TKI
Di Malaysia sendiri, sekitar dari dua juta TKI, 70 persennya adalah pekerja rumah tangga," ujar Muhaimin.

Sedang moratorium pengiriman TKI ke Saudi Arabia belum dicabut

BACA JUGA: Bukti Koruptor Lakukan Kaderisasi dan Regenerasi

Pemerintah tetap mengingingkan agar jaminan bagi pekerja Indonesia dipenuhi
Jika sudah dipenuhi baru moratorium bakal dicabut

BACA JUGA: Waode Sangat Siap Jadi Tersangka

"Untuk Saudi belum kita bukaKalau tak ada jaminan seperti Malaysia, belum kita buka," kata dia.

Namun Muhaimin mengakui, kendati sudah diberlakukan moratorium, tetap saja jalur ilegal masih marakOleh karena itu, pihaknya harus terus memantau jalur-jalur ilegal pemberangkatan tenaga kerja" Kita harus terus pasang mataJalur ilegal bisa dari Dubai, Qatar dan lainnya," katanya.

Muhaimin berharap pemda mau berperan meningkatkan kualitas rekrutmen TKI, terutama pemda-pemda yang menjadi pemasok utama TKIMenurutnya, ada 35 kabupaten dan kota yang menjadi basis TKI"Saya harap, pada Apkasi, agar juga ikut membantu meningkatkan penyempurnaan rekrutmen TKI," katanya.

Menurutnya, masih begitu tingginya keinginan bekerja di luar negeri karena di dalam negeri lapangan pekerjaan minimOleh karena itu tugas pemerintah menumbuhkan perekonomian nasional, agar lapangan kerja di dalam negeri semakin banyak(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Tahan Pengemplang Dana Askrindo


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler