Moskva Tenggelam, Perang Dunia III Keluar dari Mulut Boneka Besi TV Putin

Jumat, 15 April 2022 – 22:40 WIB
Kapal perang Rusia Moskva, 2013. Foto: Reuters/stringer/file

jpnn.com, MOSKOW - TV pemerintah Rusia menyatakan Perang Dunia III dimulai setelah tenggelamnya kapal perang Moskva.

Corong propaganda utama Kremlin terkesan marah setelah kapal perang utama Negeri Beruang Merah dalam kesatuan Armada Laut Hitam disingkirkan militer Ukraina.

BACA JUGA: Kapal Perang Andalan Rusia di Laut Hitam Dihantam Rudal Ukraina

Para pejabat Rusia masih menolak mengakui klaim Ukraina yang menyebut Moskva kena tembak rudal jelajah, sebuah operasi yang akan menjadi salah satu keberhasilan militer Ukraina sejak invasi dimulai 24 Februari lalu.

Namun, terlepas dari pernyataan Kremlin yang mengatakan Moskva tenggelam karena kebakaran, Presiden Vladimir Putin mulai menyiratkan pengin membalas dendam.

BACA JUGA: Ukraina Tembak Kapal Perang Rusia, Tenggelam Enggak sih?

Ibu kota Ukraina Kiev dihantam roket malam tadi, atau sehari setelah Moskva yang menjadi aset berharga AL Rusia tenggelam.

Russia 1, corong Kremlin yang telah memperjuangkan perang, nyaris mengakui Ukraina menenggelamkan Moskva.

BACA JUGA: Kapal Perang Moskva Tenggelam, Tanda Kekalahan Rusia?

Olga Skabeyeva, salah satu propagandis terkenal pendukung Vladimir Putin mengatakan dukungan Barat untuk Ukraina sama saja dengan mengundang konflik langsung dengan Rusia.

"Apa yang meningkat dapat disebut Perang Dunia III. Itu sepenuhnya pasti. Sekarang kami benar-benar berjuang melawan infrastruktur NATO, jika itu bukan NATO sendiri," katanya.

Olga adalah presenter televisi dan komentator politik Rusia. Dia mendapat julukan Boneka Besi TV Putin karena kritiknya kepada oposisi Rusia.

Seorang tamu di acara itu menyamakan tenggelamnya Moskva dengan serangan di tanah Rusia.

Dia juga menggunakan kata 'perang' masih dilarang di Rusia, dan mengingatkan terminologi yang disetujui Kremlin ialah 'operasi militer khusus'.

Sumber pro-Ukraina mengatakan kapal perang Moskva ditembak setelah terpancing drone yang mengacaukan sistem pertahanan anti-rudal.

Setelah sistem pertahanan Moskva kacau, dua rudal jelajah Neptunus ditembakkan dari darat dan menghantam sisi kapal.

Serangan itu memicu ledakan di gudang amunisi dan akhirnya terbakar.

Rusia mengatakan 500 awak di dalamnya dievakuasi, tetapi kemungkinan ada korban jiwa.

Moskva adalah kapal terbesar yang tenggelam dalam pertempuran, sejak Royal Navy mengalahkan Belgrano selama Perang Falkland dan korban angkatan laut paling signifikan sejak Perang Dunia Kedua. (metro/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler