Motif Pembunuhan Perempuan Warga Gunung Anyar Tambak Surabaya, Oh Ternyata

Jumat, 15 Oktober 2021 – 17:14 WIB
Tim Inafis saat melakukan olah TKP di tempat kejadian pembunuhan Djasmi, perempuan warga Gunung Anyar Tambak Surabaya, Jumat (15/10). Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Perempuan bernama Djasmi, warga Wisma Tirtoagung Asri, Gunung Anyar Tambak, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), tewas di pangkuan putranya, Jumat (15/10).

Tewasnya perempuan berusia 46 tahun itu diduga karena dianiaya oleh suaminya berinisial IA.

BACA JUGA: Perempuan Warga Gunung Anyar Tambak Surabaya Tewas di Pangkuan Putranya, Gempar!

Dugaan sementara, penganiayaan itu dipicu rasa cemburu.

Septia Pratama selaku anak kandung korban mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

BACA JUGA: Menyebar Hoaks, Direktur TV Lokal Jatim Raup Keuntungan Mencengangkan, Sebegini

Sebelum pembunuhan terjadi, dia sempat ditelepon sang ibu yang minta agar dirinya segera pulang ke rumah.

"Saya ditelepon Ibu diminta segera pulang, Ibu bilang katanya sudah tidak kuat," kata Septia.

BACA JUGA: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melonjak Sepekan Terakhir, Ternyata Ini Penyebabnya

Saat pulang dari bekerja, sekitar pukul 12.00 WIB, Septia segera masuk ke dalam rumah.

Di sana dia melihat orang tuanya berada di ruang belakang dalam kondisi bersimbah darah dalam keadaan kritis.

Septia segera melaporkan hal itu ke sekuriti setempat. Dia mencoba meminta pertolongan sembari mengangkat ibunya ke ruang depan. Namun, sang ibu rupanya sudah menghembuskan napas terakhir.

Djasmi tewas dengan kondisi mengalami luka di bagian kepala karena pukulan benda tumpul. Aksi dugaan pembunuhan itu terjadi diduga karena masalah asmara.

"Mungkin karena cemburu, soalnya ibu pakai media sosial," ujar Septia.

Setelah mendapat informasi tersebut, tim Inafis Polrestabes Surabaya tiba ke lokasi kejadian melakukan olah TKP.

Saat ini korban sudah dibawa menuju kamar jenazah RSU dr Soetomo Susurabaya untuk proses visum et repertum. (mcr12/jpnn) 


Redaktur : Soetomo
Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler