Menyebar Hoaks, Direktur TV Lokal Jatim Raup Keuntungan Mencengangkan, Sebegini

Jumat, 15 Oktober 2021 – 16:34 WIB
Direktur TV Lokal Jatim meraup keuntungan lumayan besar dari hasil menyebarkan berita bohong alias hoaks. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan direktur TV lokal di Jawa Timur (Jatim) bersama 2 orang tersangka kasus penyebaran berita bohong meraup keuntungan miliaran rupiah. 

Hengki menyebutkan keuntungan tersebut berasal dari iklan adsense akun YouTube Aktual TV yang digunakan untuk menyebar berita bohong. 

BACA JUGA: AJI Kecam Tindakan Polisi yang Mudah Mengecap Hoaks Produk Jurnalistik

"Dalam kurun waktu delapan bulan mereka mendapatkan adsense youtube dari Rp 1,8 miliar hingga Rp 2 miliar," kata Hengki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (15/10) 

Perwira menengah Polri itu juga menjelaskan ketiga tersangka yang berinisial AZ, M, dan AF telah mengunggah ratusan konten dan diteruskan ke berbagai platform media sosial. 

BACA JUGA: Direktur TV Swasta Dikabarkan Diringkus Polisi, Ini Kasusnya

"Dari 765 konten itu, ini disebar ke media sosial yang lain seperti Facebook, WhatsApp, dan Twitter," lanjutnya. 

Hengki juga menjelaskan pihaknya mengantongi sejumlah konten akun YouTube Aktual TV yang akan digunakan sebagai barang bukti. 

BACA JUGA: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melonjak Sepekan Terakhir, Ternyata Ini Penyebabnya

"Konten itu terdiri dari 765 konten yang sebagian besar isinya provokatif dan bisa memecah belah persatuan bangsa," tutur Hengki. 

Sebelumnya, Kepala bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan pihaknya telah mengamankan 3 orang tersangka terkait penyebaran berita bohong melalui kanal YouTube Aktual TV. 

Yusri mengungkapkan ketiga tersangka berinisial AZ, M, dan AF memiliki peran yang berbeda dalam perkara tersebut. 

"AZ adalah direktur salah satu TV di Jawa Timur. Dia pemilik kanal YouTube, pembuat ide, mengarahkan dan menyortir hasil editing konten," kata Yusri saat konferensi pers di Polda Metro Jaya. (mcr8/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Soetomo
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler