MPR Gelar Kemah Sosialisasi 4 Pilar untuk Pramuka di Ungaran

Jumat, 22 September 2017 – 21:56 WIB
Kegiatan Kemah Sosialisasi Empat Pilar MPR di Balemong Resort, Ungaran, Jawa Tengah, Jumat (22/9). Foto: MPR

jpnn.com, UNGARAN - Anggota Badan Sosialiasi MPR  Adrianus Garu membuka Kemah Sosialisasi Empat Pilar MPR dalam suatu acara di Balemong Resort, Ungaran, Jawa Tengah, Jumat (22/9). Pembukaan kegiatan itu ditandai dengan pemukulan gong oleh  Adrianus yang juga anggota MPR dari Kelompok DPD RI.

Adrianus yang hadir mewakili pimpinan MPR, didampingi Kepala Biro Persidangan dan Sosialiasi Setjen MPR  Tugiyana, SIP, Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka bidang Bina Muda Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno, MSc., Wakil Ketua Kwarda Jawa Tengah Drs. Hernowo Budi Luhur, SE., MSi., Andalan Nasional bidang Bina Muda KH. Mardani Zuhri, dan Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah.

BACA JUGA: Mahyudin Ajak Santri dan Pemuda Jadikan Pancasila Panutan

Secara simbolis, Adrianus menyematkan tanda kegiatan sosialisasi kepada dua perwakilan peserta Kemah Sosialisasi MPR. Ada 200 anggota Kwarda Gerakan Pramuka Kota Semarang dan Kabupaten Semarang yang akan mengikuti kegiatan indoor dan outdoor yang bakal digelar hingga Minggu lusa (24/9).

Adrianus dalam sambutannya menyatakan, Pramuka adalah pilar keempat dalam rangka mengawal NKRIi. “Ini bukan sekedar semboyan. Karena saya lihat semangat pada generasi muda kita pada sore hari ini luar biasa,” ungkapnya.

BACA JUGA: Mahyudin Usul Bikin Film tentang Pengasingan Bung Karno

Anggota DPD asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mengharapkan jiwa-jiwa patriot yang sudah ditanamkan oleh leluluhur bangsa Indonesia kepada generasi muda tidak hanya sampai di Jawa Tengah, namun juga akan menggema dari Sabang sampai Merauke. Lebih lanjut, Adrianus menegaskan, dengan kemajuan teknologi dan tantangan tidak cukup dihadapi dengan berdiam diri.

Di tengah isu dan badai-badai yang diciptakan segelintir kelompok yang ingin merongrong negara ini, tandas Adrianus, menjadi kewajiban seluruh elemen bangsa untuk menghadapinya. Menurutnya, pramuka berada di garda terdepan.

BACA JUGA: Para Santri Sambut Mahyudin dengan Pekik: NKRI Harga Mati!

Apalagi pramuka bukan organisasi baru di Indonesia. “Dan kita punya kewajiban yang sama sebagai anak bangsa untuk mengawal NKRI harga mati, dan Pancasila sebagai ideologi bangsa,” cetusnya.

Dia mengharapkan kegiatan itu bukan hanya untuk 200 orang anggota pramuka Penegak, melainkan 200 ribu pramuka di seluruh Indonesia yang bersemangat mengawal NKRI ini. Pramuka, sambungnya, harus menjaga Republik Indonesia dari gangguan yang datang dari mana pun.

“Karena pramuka selalu siap, baik di tengah badai, hujan, dingin, panas, dan selalu hadir dimana ada bencana. Pramuka adalah sahabat masyarakat Indonesia,” sebutnya.

Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Setjen MPR Tugiyana mengatakan, kegiatan Kemah Soliasasi Empat Pilar sebagai salah satu metode sosialiasi telah diselenggarakan sejak 2015. Namun, Kemah Sosialisasi Empat Pilar di Ungaran itu memang kali pertama digelar di Jawa Tengah.

Tugiyana selaku ketua penyelenggara Kemah Sosialisasi Empat Pilar ini menyatakan, kegiatan itu merupakan hal yang substansial dalam berbangsa dan bernegara dan dibutuhkan oleh generasi muda. Oleh karena itu, Tugiyana berharap agar para peserta Kemah Sosialisasi Empat Pilar bisa menularkan ilmu yang diperoleh ke lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

“Agar Empat Pilar ini dapat dipahami oleh masyarakat yang lebih luas lagi,” tegasnya.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Isu PKI, Ambil Apinya Jangan Abunya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
MPR  

Terpopuler