MPR: Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Cegah Covid-19 di Wilayah Bencana

Minggu, 21 Februari 2021 – 16:53 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan peningkatan partisipasi masyarakat dan petugas di tingkat RT/RW pada masa perpanjangan PPKM skala mikro merupakan langkah strategis dalam pengendalian penyebaran Covid-19, di tengah ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terkahir.

"Upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah saat ini menghadapi tantangan yang kompleks. Selain harus menegakkan disiplin masyarakat menjalankan protokol kesehatan juga harus menghadapi dampak bencana banjir di sejumlah daerah, " kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/2).

BACA JUGA: Lestari Moerdijat: Strategi yang Tepat Diharapkan Mampu Pertahankan Tren Penurunan Kasus Covid-19

Lestari berharap, peningkatan partisipasi masyatakat dan petugas di RT/RW mampu menciptakan sistem pengawasan yang lebih intensif dalam penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan testing, tracing dan treatment (3T) di setiap lingkungan tempat tinggal.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, keberadaan petugas di tingkat RT/RW makin penting di saat potensi bencana alam semakin tinggi, seiring datangnya cuaca ekstrem di sejumlah daerah di tanah air.

BACA JUGA: Bu Risma dan Kemensos Respons Cepat Bencana Banjir DKI Jakarta

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengatakan tentu saja untuk menginisiasi peningkatan partisipasi masyarakat di tingkat mikro di tengah ancaman bencana alam ini sangat membutuhkan campur tangan para pemangku kepentingan di daerah.

Apalagi, ujar Rerie, akhir pekan ini pemerintah juga memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM skala mikro di Jawa-Bali hingga 8 Maret mendatang.

BACA JUGA: Rasio Utang Luar Negeri RI Meningkat, Syarief Pertanyakan Komitmen Kebijakan Pemerintah

Alasannya, kata Rerie, berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19 sejumlah indikator pengendalian penyebaran Covid-19 menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam pelaksanaan PPKM skala mikro dua pekan terakhir.

Indikator itu antara lain kasus positif nasional turun hingga 17,27 persen, bed occupancy rate (BOR) juga menurun di bawah 70 persen.

Tingkat kesembuhan pasien positif juga meningkat di Jabar, DKI Jakarta, DI Yogyakarta dan Jatim.

Selain itu, tren kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan juga meningkat di seluruh provinsi hingga 87 persen-88 persen.

Rerie yakin keterlibatan aktif masyarakat dan para petugas di tingkat RT/RW mampu meningkatkan efektivitas 3T dan kelancaran program vaksinasi Covid-19 secara nasional, sehingga upaya pengendalian penyebaran virus corona segera membuahkan hasil maksimal.

Selain itu, ujar Rerie, solidaritas dan kepedulian masyarakat dalam membantu sesama juga sangat diharapkan agar dampak sosial dari bencana alam yang terjadi bisa segera diatasi, sehingga rakyat terdampak bencana juga terhindar dari paparan virus corona. (*/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler