Mudik Naik Motor, Jangan Lupa Cek Kondisi Ban

Sabtu, 25 Mei 2019 – 13:23 WIB
Ilustrasi touring naik motor. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Ban menjadi bagian penting untuk selalu diperhatikan terutama ketika melakukan perjalanan jauh seperti mudik ke kampung halaman. Dengan demikian ban harus selalu berada pada kondisi terbaik, agar perjalanan aman dan nyaman.

Peran penting ban yang membuat komponen ini harus diperhatikan, tidak saja sebagai penahan beban tetapi juga karena ban bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.

BACA JUGA: Cek 5 Komponen Kendaraan Sebelum Perjalanan Mudik

BACA JUGA: Simak Ya, Ini Tips Mudik dari Menteri Perhubungan

Oleh karena itu, pihak Astra Otoparts selaku produsen ban Aspira Premio mengimbau untuk pengendara selalu memperhatikan kondisi ban kendaraan. Berikut perawatannya:

BACA JUGA: Mudik Cari Mobil Baru Murah? Nih Cukup Rp 5 Juta

Mulai dengan mengecek kembangan. Idealnya setiap ban telah dilengkapi dengan TWI (Thread Wear Indicator) yang ditandai dengan segitga pada dinding ban. Pada bagian segitiga tedapat tonjolan karet yang menunjukan batas pemakaian ban.

Jika sudah menyentuh tonjolan tersebut, sebaiknya dilakukan penggantian karena kembangan sudah aus dan daya cengkram ban tak lagi maksimal dan berbahaya jika terus digunakan.

BACA JUGA: Mudik 2019: PO Sumber Kencono Gelar Pelatihan Keamanan Berkendara Bersama Shell Indonesia

Kemudian periksa arah pemasangan. Ketika memutuskan mengganti ban baru, perhatikan juga arah pemasangan ban karena banyak ban terbaru menggunakan pola alur terbalik. Agar tidak salah, ikuti arah tanda panah yang terdapat pada dinding ban.

Periksa tekanan angin. Beberapa pengendara menyukai tekanan angin sedikit dikurangi karena akan mendapatkan cengkeraman lebih saat digunakan. Tapi, ini tidak disarankan dalam penggunaan jangka waktu lama atau jauh.

Hal tersebut ternyata dapat menimbulkan benjol pada ban, karena adanya beban berlebihan yang harus ditahan oleh ban. Tekanan angin yang berlebih juga tidak baik untuk ban karena ban akan menjadi keras, sehingga keseimbangan dalam berkendara akan terganggu.

Efek dari angin yang terlalu keras, mengakibatkan getaran pada pengendalian. Oleh karena itu, pastikan tekanan angin ban harus dalam ukuran sesuai kebutuhan motor. (mg8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Lewat Udara Turun Drastis


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler